Segera Urus, Dispensasi Perpanjang SIM Mati Berakhir Hari Ini

fea, CNN Indonesia | Senin, 31/08/2020 11:29 WIB
Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada rencana menambah dispensasi perpanjangan SIM mati. Seorang pengendara bermotor mengambil Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) yang telah diperpanjang masa berlakunya di Kupang, NTT, Jumat, (9/12). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dispensasi perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk yang masa berlakunya habis pada 17 Maret - 29 Mei bakal pada hari ini, Senin (31/8). Sejauh ini tidak ada pernyataan dari kepolisian dispensasi itu akan kembali diperpanjang.

Dispensasi perpanjangan SIM awalnya dilakukan untuk menanggulangi pandemi Covid-19 saat warga dilarang berkumpul guna mencegah penularan. SIM dengan masa berlaku 17 Maret - 29 Mei tadinya diberikan dispensasi hanya sampai 29 Juni.

Layanan SIM juga sempat ditutup sementara karena protokol kesehatan mengatasi Covid-19. Namun kemudian dibuka pada 30 Mei yang kemudian membuat banyak warga mengantre dan berkumpul untuk mendapatkan layanan SIM sampai membeludak walau antrean sudah dimulai sejak dini hari.


Kepolisian akhirnya memperpanjang dispensasi buat SIM dengan masa berlaku 17 Maret - 29 Mei menjadi hingga 31 Agustus. Kebijakan ini buat mengendurkan antrean panjang yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19.

Buat para pemegang SIM yang masa berlakunya sudah habis disarankan segera melakukan perpanjangan. Syarat memperpanjang SIM yakni menyiapkan dokumen SIM asli dan fotokopi, bukti cek kesehatan, dan mengisi formulir permohonan.

SIM berlaku selama lima tahun sejak diterbitkan. Dalam kondisi normal, untuk memperpanjangnya paling lambat diurus sehari sebelum masa berlaku habis.

Jika telat memperpanjang maka SIM akan dianggap hangus dan perlu dibuat baru dengan mengikuti prosedur seperti uji teori dan praktik. Mengurus perpanjangan SIM tak perlu di kantor polisi, bisa dilakukan di SIM keliling, Gerai SIM, atau secara online.

(fea)

[Gambas:Video CNN]