Tips Otomotif

Cara Mengemudi Aman Hindari Pohon Tumbang Dihempas Badai

CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 12:28 WIB
Saat hujan badai, selain mesti melihat ke empat sisi, pengemudi juga tambah konsentrasi memperhatikan area atas dan bawah. Ilustrasi pohon tumbang. (Noveradika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hujan disertai angin kencang seperti yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir kerap menjadi ancaman bagi pengguna jalan. Faktor cuaca ini terkadang berisiko membuat pepohonan dan benda tinggi lainnya tumbang.

Kondisi tersebut tentu mengkhawatirkan dapat menimpa kendaraan yang sedang melintas di bawahnya.

Praktisi keselamatan berkendara dari Training Director Jakarta Defensive Jusri Pulubuhu mengatakan mengemudi kala hujan disertai angin atau badai memang bukan perkara mudah. Pengemudi dituntut lebih waspada karena mengingat sejumlah risiko yang akan dihadapi.


"Mengemudi saat seperti ini juga penting soal antisipasi," kata Jusri melalui telepon, Selasa (22/9).

Jusri mengatakan antisipasi saat mengemudi saat badai berbeda dari biasanya karena sisi yang diawasi mata menjadi lebih banyak. Pada kondisi normal, pengemudi hanya akan mengamati empat sisi yakni kanan, kiri, depan, dan belakang.

Namun ketika hujan badai, mata pengemudi juga harus memantau sisi atas dan bawah.

"Kalau lagi hujan dan angin kita juga harus lihat atas untuk memantau baliho, atau pepohonan yang rentan, sedangkan bawah melihat genangan air yang saru dengan lobang," ucap dia.

Jusri mengatakan pengemudi juga harus memiliki perhitungan matang untuk menghindari benda tinggi yang rentan roboh.

"Jadi selalu amati benda tinggi seperti pohon atau apa saja. Jangan pernah kita berhenti di dekatnya. Jadinya misal macet juga, upayakan kita berhentinya tidak pada area yang rawan benda tinggi karena angin kencang," ujar Jusri.

Jusri melanjutkan saat badai terjadi sebaiknya kita menunda perjalanan. Namun jika sudah terlanjur atau berada di jalan, disarankan berteduh di tempat aman hingga cuaca kembali kondusif untuk melanjutkan perjalanan.

"Meski gunakan mobil lebih baik berteduh cari lokasi aman," tutur Jusri.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]