Honda Isyaratkan Absen Mobil Baru di RI Sampai Akhir Tahun

CNN Indonesia | Selasa, 20/10/2020 07:57 WIB
Menurut Honda Prospect Motor, pihaknya bakal meluncurkan produk baru jika kondisi pasar sudah stabil. Honda Civic Hatchback RS menjadi produk baru terakhir Honda pada tahun ini. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Honda Prospect Motor (HPM) terindikasi tidak akan merilis mobil baru lagi di Indonesia hingga akhir tahun ini efek pandemi wabah corona (Covid-19). Menurut perusahaan produk baru bakal keluar jika situasi atau kondisi pasar kembali stabil.

Seperti diketahui sudah lebih dari tujuh bulan HPM tidak merilis satupun model baru sejak pandemi mulai terdeteksi di Indonesia pada Maret. Model baru terakhir Honda adalah Civic Hatchback facelift pada Februari.

"Jadi untuk waktu modelnya itu selalu mengikuti kondisi pasar," kata Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM Yusak Billy dalam diskusi virtual, Senin (19/10).


Kondisi pasar saat ini dinilai belum stabil meski penjualan berangsur membaik sejak Juni. Stabil yang dimaksud Billy yakni penjualan seperti pada tahun lalu sekitar 80 ribu unit per bulan.

Sepanjang Januari - September penjualan mobil tercatat hanya 372.046 unit, itu berarti sekitar 43 ribu unit per bulan. Billy bilang penjualan mobil Honda tergerus 49 persen dibanding 2019, itu hampir sama parah dengan kondisi penjualan nasional.

"Kami harap sekarang sudah ke arah positif ya, kami harap terus positif sampai akhir tahun. Tapi kami belum bisa dibicarakan soal akhir tahun ada produk baru atau tidak," kata Billy.

Lebih lanjut Billy menambahkan Honda mempunyai 'misi' agar dapat mempertahankan pangsa pasar selama berlangsungnya pandemi. Target yang ditetapkan yakni memiliki pangsa pasar 14,4 persen.

Honda adalah satu-satunya dari lima merek terlaris yang kemungkinan tidak meluncurkan produk baru lagi. Empat merek lainnya, yaitu Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, dan Suzuki masih berupaya merangsang pasar dengan peluncuran produk semasa pandemi.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK