Ciri 21 Aplikasi Android Berbahaya yang Wajib Dihapus

eks, CNN Indonesia | Senin, 26/10/2020 13:05 WIB
Ciri-ciri dan cara untuk mengenali 21 aplikasi Android berbahaya yang wajib dihapus. Ilustrasi. Sejumlah ciri untuk mengetahui cara membedakan apliaksi Android berbahaya yang harus dihapus (CNN Indonesia/Rebeca Joy Limardjo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan keamanan siber, Avast, melaporkan ada 21 aplikasi populer di Android yang telah disusupi malware.

Saat ini, Google masih melakukan investigasi terhadap laporan ini. Namun, 19 dari 21 aplikasi itu bahkan masih bisa diunduh di Google Play Store.

Sebanyak 21 aplikasi ini merupakan bagian dari keluarga HiddenAds. HiddenAds adalah aplikasi yang menyemar sebagai aplikasi permainan dengan sengaja dan membombardir pengguna dengan banyak iklan menganggu setelah aplikasi diinstal.


Secara umum, HiddenAds termasuk ke dalam kategori adware (advertising malware/ malware iklan). Ini adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang memborbardir pengguna degan iklan yang berlebihan di dalam maupun di luar aplikasi.

Berikut daftar 21 aplikasi Android populer yang berisi malware di Google Play Store dan wajib dihapus.

1.       Shoot Them
2.       Crush Car.
3.       Rolling Scroll.
4.       Helicopter Attack-New.
5.       Assasin Legend-2020 New.
6.       Helicopter Shoot.
7.       Rugby Pass.
8.       Flying Skateboard.
9.       Iron It.
10.   Shooting Run.
11.   Plant Monster.
12.   Find Hidden.
13.   Find 5 Differences-2020 New.
14.   Rotate Shape.
15.   Sway Man.
16.   Desert Against.
17.   Money Destroyer.
18.   Cream Trip-New.
19.   Props Rescue.
20.   Jump Jump.
21.   Find The Differences-Puzzle Game.

Terdapat sejumlah cara untuk mengenali aplikasi adware seperti ini. Sehingga, pengguna tak perlu terjebak menginstal aplikasi Android berbahaya yang mesti dihapus ini.

Cara berikut juga bisa digunakan agar terhindar dari aplikasi malware lain, seperti ransomware dan spyware di Android Play Store.

Ciri-ciri aplikasi Android berbahaya yang harus dihapus

1. Jangan terkecoh jumlah instalasi

Pengguna jangan terpengaruh dengan angka jumlah aplikasi yang sudah diunduh. Sebab angka unduhan itu tidak menjamin suatu aplikasi lebih aman dan terperaya. Sebab, 21 aplikasi di atas sudah diunduh lebih dari 8 juta kali di berbagai perangkat Android di seluruh dunia.

2. Perhatikan review

Ulasan (review) mesti diperhatikan. Sebab, jika ada terlalu banyak review dengan jumlah bintang 1 dan bintang 5 yang banyak, kemungkinan aplikasi itu berbahaya.

Selain itu, pada bagian ulasan bintang 1 banyak pengguna yang mengeluh kalau apliaks itu tak banyak berguna dan punya banyak iklan. Sementara ulasan bintang 5 terlalu memuji-muji aplikasi ini. Bisa dibiliang ulasan bintang 5 kemungkinan adalah ulasan bayaran.

Sementara aplikasi dengan bintang 3 ke bawah bisa diduga adalah aplikasi berbahaya atau tidak bagus. Sehingga, pengguna tak perlu repot-repot mengunduh.

3. Pengembang cuma punya satu aplikasi

Ciri lain yang harus diperhatikan jika pengguna mengklik profil pengembang dan ternyata ia cuma punya satu aplikasi saja.

Ini menjadi peringatan serius, sebab bisa jadi sebenarnya nama pengembang atau perusahaan aplikasi itu sebenarnya memiliki banyak akun.

Mereka sengaja membuat banyak akun untuk menghindari ketika Google suatu saat mengetahui kejahatan yang mereka lakukan dan menutup akun tersebut. seperti dilansir Phone Arena

4. Lewat iklan Youtube

Berdasarkan review pengguna, mereka menemukan apliaksi ini dari iklan di Youtube. Iklan Youtube itu mengiming-imingi pengguna permainan game yang berbeda. Setelah pengguna mengunduh, ponsel mereka mulai dibanjiri iklan.

"Pengembang adware kini kerap menggunakan media sosial...Kali ini pengguna melaporkan mereka tahu aplikasi ini dari Youtube. Laporan pada September, adware ini menyebar lewat TikTok," jelas Jakub Vávra, Threat Analyst di Avast, seperti dikutip PR News Wire

(eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK