Efek Pandemi, Kawasaki Rombak Bisnis Motor di Jepang

fea, CNN Indonesia | Kamis, 05/11/2020 04:20 WIB
Kawasaki Heavy Industries menyatakan bakal melakukan spin off pada divisi sepeda motor pada Oktober 2021. Logo Kawasaki. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kawasaki Heavy Industries menyatakan bakal melakukan perombakan spin off pada divisi bisnis bisnis sepeda motor dan mesin pada Oktober 2021. Spin off bisa berarti strategi memisahkan usaha menjadi dua perusahaan baru atau lebih.

Strategi ini diungkap Kawasaki Heavy Industries melalui keterangan resmi pada Senin (2/11). Selain divisi sepeda motor dan mesin, salah satu perusahaan industri kelas kakap di Jepang ini juga akan melakukan spin off pada bisnis Rolling Stock yang meliputi kereta api.

Saat ini divisi sepeda motor dan mesin menghadapi dua isu terbesar yakni basis konsumen yang semakin tua dan pemenuhan regulasi terkait lingkungan hidup. Menurut Kawasaki Heavy Industries spin off akan membuat pengambilan keputusan lebih cepat dan mampu menawarkan produk yang sesuai kebutuhan konsumen.


"Dalam jangka waktu pendek, kami akan terus bekerja mengembangkan situasi finansial kami," tulis Kawasaki Heavy Industries.

NHK menjelaskan penjualan sepeda motor Kawasaki di Asia Tenggara tengah turun tajam karena situasi pandemi Covid-19. Pada tahun ini disebut Kawasaki Heavy Industries bakal merugi 5 miliar yen (sekitar Rp69,7 miliar).

Presiden Kawasaki Hashimoto Yasuhiko dalam konferensi pers mengatakan bisnis sepeda motor akan terus menguatkan merek Kawasaki dan revitalisasi pasar melalui kolaborasi dengan perusahaan lain.

(fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK