Pakar Ingatkan Penipuan Google Drive Murah di Toko Aplikasi

CNN Indonesia | Minggu, 22/11/2020 14:21 WIB
Ada risiko data berharga akan hilang ketika akun yang melanggar dan menjual layanan yang melanggar TOS tersebut dihapus. Bahaya penyimpanan kapasitas Google Drive murah di toko online. (Foto: Dok. Google)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengamat keamanan siber vaksin.com, Alfons Tanujaya, mengingatkan pengguna agar waspada dengan tawaran kapasitas Google Drive dengan harga murah. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons kemunculan kapasitas Google Drive di e-commerce.

Ia menjelaskan bahwa kapasitas Google Drive dijual dengan sangat murah karena menggunakan Google Team Drive. Berbeda dengan Google Drive, Google Team Drive bisa digunakan bersama-sama untuk menyimpan file.

Google Team Drive dapat dibagikan kepada pengguna terbatas dalam suatu organisasi, seperti lembaga pendidikan, secara gratis. Oleh karena itu, kata Alfons, Google Team Drive bisa dijual dengan harga murah.


Ketentuan menggunakan Google Team Drive sudah diatur dalam peraturan yang disebut Term of Services (TOS). Pada aturan itu dijelaskan Google Team Drive hanya digunakan di lingkungan pendidikan tersebut.

"Hanya digunakan untuk lembaga pendidikan yang bersangkutan dan sudah pasti tidak boleh diberikan kepada pihak di luar lembaga pendidikan, apalagi dijual di toko online," kata Alfons seperti dilansir Vaksin.com.

Ia melanjutkan, bila ada yang menawarkan cloud unlimited seumur hidup dan jangan dipercaya, sebab risikonya data berharga akan hilang ketika akun yang melanggar dan menjual layanan yang melanggar TOS tersebut dihapus.


Lebih lanjut, ia menjelaskan biaya langganan setiap bulan untuk meningkatkan kuota Google Drive menjadi 2 TB sebesar Rp270 ribu. Biaya akan meningkat bersamaan dengan kuota yang meningkat pula.

Sementara, banyak iklan yang memuat tawaran kuota dengan harga yang tidak masuk akal. Bahkan ada yang menawarkan kuota tidak terbatas dan bisa dinikmati seumur hidup.

"Demikianlah iklan yang banyak ditemui di situs e-commerce Indonesia. Harganya juga tidak mahal-mahal amat, hanya membayar Rp100 ribu saja sudah bisa mendapatkan," tutup Alfons.

(adp/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK