Pabrikan Jepang Jelaskan Tantangan Jual Mobil Listrik di RI

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 16:36 WIB
Toyota dan Honda punya alasan mengapa belum terlaku ngotot jual mobil listrik di Indonesia. Mobil listrik dilengkapi berbagai komponen penunjang untuk menggerakkan roda-rodanya. (Foto: iStockphoto/kool99)
Jakarta, CNN Indonesia --

Masing-masing merek mobil di Tanah Air punya strategi berbeda dalam memasarkan kendaraan 'hijau' di dalam negeri. Sebagian memilih mobil hibrida, tapi ada juga yang memilih 'lompat' ke mobil bertenaga murni listrik.

Produsen yang langsung memasarkan mobil listrik ke Indonesia salah satunya Hyundai. Perusahaan Korea Selatan ini telah meluncurkan dua mobil murni listrik yakni Kona dan Ioniq.

Hyundai bahkan telah mendirikan pabrik di Indonesia yang juga akan diperuntukkan bakal produksi mobil listrik. Sebelum Hyundai, ada Tesla lebih dahulu menjual mobil murni listrik melalui importir umum di Tanah Air.


Namun di sisi lain, sejumlah merek Jepang seperti Toyota, Honda, hingga Mitsubishi beranggapan bila hybrid paling tepat diluncurkan saat ini. Mereka punya alasan terkait hal tersebut.

Untuk diketahui Toyota merupakan merek paling banyak menjual mobil hybrid di Indonesia. Perusahaan telah menjual mobil hibrida di Indonesia sejak 2009 lewat Toyota Prius. Toyota baru akan menjual mobil listrik murni tahun depan namun melalui merek Lexus yang menyasar konsumen berkocek tebal.

Direktur Marketing Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi mengatakan perusahaan punya berbagai pertimbangan dalam memasarkan mobil murni listrik berdasarkan riset terhadap masyarakat.

"Ada beberapa point, mulai dari affordability (harga), dan knowledge tentang teknologi ini," ungkap Anton melalui pesan singkat, Senin (30/11).

Faktor lainnya, Anton mengungkapkan bila infrastruktur pengisian mobil listrik di Indonesia belum memadai. Ini yang menjadi alasan Toyota 'berat hati' memasarkan mobil listrik di Indonesia.

"Infrastruktur, aftersales dan lainnya. Hal ini masih perlu edukasi dan promosi lebih lanjut," ucap dia.

Kendati begitu, Anton bilang Toyota punya berbagai pilihan teknologi mobil listrik yang produknya sudah dipasarkan di sejumlah negara.

"Toyota prinsipnya memiliki teknologi elektrifikasi yang lengkap, baik HEV, PHEV, BEV dan FCEV," ungkap Anton.

Hal sama juga pernah diungkap Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM). Billy berpandangan mobil hybrid yang saat ini paling sesuai jika dipasarkan di Indonesia.

"Jadi apa yang paling cocok tunggu aja. Tapi kalau ditanya yang sesuai dengan kondisi saat ini yaitu kebutuhan konsumen dan infrastruktur yang ada tentu mobil hybrid. Untuk nanti ya kami belum tahu," ucap Billy.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK