IBM Peringatkan Distributor Vaksin Covid Sasaran Hacker

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Sabtu, 05/12/2020 11:31 WIB
Rantai pasokan vaksin Covid-19 jadi incaran para peretas. Temuan ini berdasarkan temuan perusahaan teknologi IBM. Ilustrasi peretasan. (Foto: Istockphoto/ Undefined)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan teknologi IBM mengaku telah menemukan pola peretasan melalui metode phishing secara global kepada target para distributor 'Cold Chain' vaksin virus corona (Covid-19) di berbagai negara.

Pada awal pandemi, IBM Security X-Force membuat gugus tugas intelijen ancaman siber yang didedikasikan untuk melacak ancaman dunia maya terhadap organisasi yang merupakan bagian dari rantai pasokan vaksin.

Tim itu kemudian mulai mengidentifikasi temuan 'aneh' sejak September 2020. Temuan itu memperlihatkan pola distributor vaksin di enam negara menerima sebuah e-mail dari pengirim yang mengklaim dirinya sebagai bagian dari eksekutif bisnis Haier Biomedical yang merupakan perusahaan anggota rantai pasokan vaksin Covid-19.


Email jebakan tersebut berisi lampiran berbahaya, teknisnya ketika surat elektronik itu dibuka, maka akan menampilkan permintaan kredensial keamanan dengan kedok sebagai file yang dienkripsi.

"IBM mendesak perusahaan yang bergerak sebagai distributor vaksin Covid-19, mulai dari penelitian terapi, pengiriman perawatan kesehatan hingga distribusi vaksin, untuk waspada dan tetap waspada," kata Analis Keamanan Siber IBM, Claire Zaboeva mengutip The Guardian, Jumat (4/12).

Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur Amerika Serikat (CISA) pun merespons wanti-wanti IBM. Mereka memperingatkan anggota Operation Warp Speed, misi vaksin nasional Pemerintah AS, untuk mulai waspada.

"Semua organisasi yang terlibat dalam penyimpanan dan pengangkutan vaksin untuk memperkuat basis dari serangan, terutama dalam penyimpanan dingin, dan tetap waspada terhadap semua aktivitas di ruangan ini," ujar Kepala Strategi Perawatan Kesehatan CISA, Josh Corman.

Melansir Tech Radar, target empuk dari kelompok peretas itu adalah Direktorat Jenderal Pajak dan Serikat Bea Cukai Komisi Eropa serta organisasi global di Jerman, Italia, Korea Selatan, Republik Ceko, Eropa dan Taiwan.

E-mail phising itu dikirim serentak ke eksekutif di bagian penjualan, pengadaan, teknologi informasi, dan keuangan yang kemungkinan terlibat dalam upaya perusahaan untuk mendukung cold chain alias rantai dingin vaksin.

Rantai dingin vaksin adalah jaringan logistik yang memungkinkan vaksin diangkut dari tempat pembuatannya ke klinik perawatan primer di seluruh dunia pada suhu dingin yang diperlukan untuk kemanjurannya.

Rantai dingin sangat penting untuk vaksin Covid-19 Pfizer, yang pada hari Rabu lalu menjadi kandidat vaksin pertama yang disetujui oleh Inggris. Vaksin Pfizer sendiri karakteristiknya memang perlu disimpan pada suhu ruangan serendah -80C untuk penyimpanan jangka panjang.

(khr/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK