TIPS OTOMOTIF

Kiat Pengemudi Jaga Ban Tak Selip Saat Hujan

CNN Indonesia | Sabtu, 09/01/2021 13:00 WIB
Genangan air di jalanan dapat menyebabkan ban selip yang berpotensi kecelakaan, pengemudi diimbau mampu mengendalikan kecepatan untuk keselamatan. Mengemudi saat hujan. (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mengemudi mobil saat hujan perlu memperhatikan laju kendaraan di jalanan untuk mencegah ban selip yang berpotensi kecelakaan. Selip umumnya terjadi ketika roda mobil kehilangan traksi terhadap permukaan jalan yang licin karena air.

Agar terhindar dari risiko tersebut, pengemudi dianjurkan menjaga kecepatan menjadi lebih rendah dari situasi normal. Kecepatan ideal mengemudi saat hujan deras adalah 20 hingga 30 kilometer per jam lebih lambat dibanding keadaan normal.

Pada situasi normal, merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan, pada Pasal 3 ditetapkan batas kecepatan di jalan tol paling rendah 60 km per jam, sedangkan tertinggi 100 km per jam.


Sementara untuk jalan antarkota maksimal 80 km per jam dan di kawasan perkotaan paling tinggi 50 km per jam.

Sebagai contoh jika kondisi cuaca normal saat melintas di jalan tol mobil dapat melaju sampai kecepatan 100 km per jam, maka ketika hujan pengemudi diimbau menurunkannya hingga 70-80 km per jam.

Dianjurkan juga untuk menurunkan kecepatan lebih dari itu jika hujan sudah terlampau deras yang mempengaruhi jarak pandang pengemudi.

Menurut Seva, dengan menjaga kecepatan, pengemudi juga dapat terhindar dari aquaplaning.

Aquaplaing merupakan kondisi mobil tergelincir serta meluncur hilang kendali akibat melewati genangan air di atas jalan karena ban kehilangan traksi. Efek kejadian ini bikin mobil seakan-akan melayang.

Setipis apapun genangan air yang ada pada permukaan jalan dapat menyebabkan aquaplaning pada mobil, terutama yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Pengemudi juga sebaiknya tak melakukan sesuatu yang mendadak ketika melaju di jalan hujan dan jalur basah seperti mengerem tiba-tiba. Hal tersebut berpotensi membuat mobil selip.

Menjaga jarak aman berkendara saat hujan juga penting untuk dilakukan agar pengemudi dapat mengantisipasi kondisi di depan tanpa pengereman mendadak yang berpotensi selip.

Saat hujan deras, jarak aman antara mobil Anda dengan mobil di depan sekitar 30-50 meter.

Sebelum diajak hujan-hujanan, ada baiknya pula pengemudi memastikan ban mobil dalam keadaan siap pakai. Pastikan ban tidak botak yang berarti tidak maksimal untuk mencari traksi di jalan basah.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK