Isi FDR, Bagian Black Box Sriwijaya Air yang Sudah Ditemukan

CNN Indonesia | Selasa, 12/01/2021 20:46 WIB
Black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang baru ditemukan Selasa (12/1) adalah jenis FDR atau Flight Data Recorder. Ilustrasi black box Sriwijaya Air. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta berhasil ditemukan oleh tim SAR, Selasa (12/1). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan black box yang ditemukan adalah jenis FDR atau Flight Data Recorder.

Mengutip National Geographic, black box dilengkapi perangkat yang dikenal sebagai ULB atau dikenal juga dengan nama Unit Load Devices (ULD) adalah perangkat yang dipasang pada perekam penerbangan penerbangan seperti perekam suara kokpit (CVR), perekam data penerbangan (FDR), atau badan pesawat.

ULB dirancang memancarkan sinyal ultrasonik pada 37,5 kHz setiap detik selama minimal 30 hari. ULB yang terpasang pada badan pesawat mengirimkan pada 8,8kHz dan disebut ULB frekuensi rendah.


FDR sendiri adalah sebuah alat perekam data penerbangan yang merupakan bagian dari black box.

Diketahui black box terdiri dari dua kombinasi perangkat yaitu CVR (Cockpit Voice Recorder) dan FDR (Flight Data Recorder).

FDR terus merekam beragam data tentang semua aspek pesawat saat terbang dari satu tempat ke tempat lain. Sementara CVR merekam percakapan di dek penerbangan dan suara-suara seperti transmisi radio dan alarm otomatis.

Melansir Flight Radar, black box mampu merekam berbagai fungsi pengoperasian pesawat secara sekaligus seperti waktu, ketinggian, kecepatan udara, aliran bahan bakar dan arah yang dituju pesawat.

Perekam data penerbangan modern juga mampu memantau aksi lain yang dilakukan oleh pesawat seperti pergerakan flap pada sayap, pilot otomatis, dan pengukur bahan bakar.

Jika terdapat masalah yang muncul pada pesawat, terutama jika terjadi kecelakaan, data dari kotak hitam dapat membantu untuk merekonstruksi apa yang terjadi.

Perekam suara kokpit biasanya terletak di bagian ekor pesawat. Black box juga berfungsi untuk mencatat apa yang dikatakan kru dan memonitor setiap suara yang terjadi di dek kapal.

Sebelumnya Sriwijaya Air SJ 182 jatuh pada Sabtu (9/1) lalu usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Awalnya pesawat nahas tersebut akan menuju Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Diketahui pesawat tersebut itu mengangkut 62 orang penumpang termasuk awak.

(can/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK