Sisi Lain Apple yang Ngebet Bikin Mobil Listrik Seperti Tesla

CNN Indonesia | Jumat, 15/01/2021 11:43 WIB
Apple telah membuat tim pengembangan mobil listrik otonom sejak 2014, sempat melambat namun kini bergerak lagi. Logo Apple. (CGP Grey/CGPGrey.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan Apple yang tersohor karena pencapaian teknologi ponsel dan perangkat elektronik lain sudah menyimpan ambisi membuat mobil sejak 2014. Kesungguhan Apple di area otomotif ini sempat menguap namun belakangan muncul lagi usai dikabarkan ingin bekerja sama dengan Hyundai.

Reuters baru-baru ini melaporkan Apple menargetkan mulai memproduksi mobil paling cepat pada 2024. 'Apple Car' ini berpenggerak listrik dan punya teknologi otonom.

Strategi ini bisa membuat Apple bersaing dengan produsen mobil listrik terkemuka asal Amerika Serikat, Tesla, atau Lucid Motors yang sudah memulai bisnis lebih dulu.


Apple untuk pertama kalinya merancang pengembangan mobil listrik pada 2014 dengan mulai mempekerjakan ratusan insinyur perangkat keras. Lalu pada 2016 perusahaan fokus pada perangkat lunak bakal sistem mobil tanpa kemudi.

Lima tahun lalu Apple sempat bekerja dengan insinyur Magna International Inc, pemasok besar komponen otomotif skala global.

Lalu dari 2016 hingga 2019, Apple kemudian memangkas ratusan pekerja dari tim tersebut. Meski begitu beberapa insinyur perangkat keras dengan keahlian dalam komponen mobil tetap dipertahankan.

Lalu saat ini perusahaan kian fokus pada mobil dengan merekrut sejumlah nama besar pada industri otomotif khususnya bidang interior dan eksterior.

Pada 2019, Apple mempekerjakan mantan wakil presiden teknik Tesla Steve MacManus. Awalnya MacManus mengerjakan proyek yang tidak terkait dengan mobil, namun sekarang dia memimpin grup pengembangan bersama beberapa karyawan yang fokus pada interior mobil, kain, pengujian mobil, dan manufaktur kendaraan.

Tidak berhenti pada MacManus, Apple juga menggandeng nama besar lain seperti Jonathan Sive, insinyur dari BMW, Tesla, dan Alphabet Inc.'s Waymo.

Perusahaan juga disebut merekrut sejumlah nama besar lain di Tesla seperti Michael Schwekutsch, mantan wakil presiden Tesla yang bertanggungjawab atas sistem penggerak, mengutip Autonews.

Lalu mantan wakil presiden Tesla lainnya, Stuart Bowers, juga digandeng. Bowers sempat memimpin tim teknologi swakemudi Tesla hingga pertengahan 2019.

Bisa dikatakan saat ini tim pembuat mobil Apple telah dipenuhi lusinan mantan pekerja Tesla serta teknisi yang dapat merancang sistem mengemudi sendiri.

Namun perusahaan dikabarkan masih tetap mencari insinyur utama untuk mengintegrasikan sejumlah komponen seperti driver audio, tuner, speaker, mikrofon, kabel, catu daya, komunikasi nirkabel, dan antena untuk dimasukan ke dalam sistem otonom.

Perusahaan juga telah menguji teknologi otonom di jalan umum sejak 2017. Pada 2019, kendaraan uji Apple melaju rata-rata sekitar 189 km sebelum pengemudi harus mengambil kendali.

Hasil tersebut naik 1,6 km dalam uji coba pada 2018 menurut data dari Departemen Kendaraan Bermotor California.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK