Bos Suzuki Mundur di Usia 91 Tahun

CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 19:21 WIB
Bos merek otomotif Jepang, Suzuki Motor, Osamu Suzuki yang kini berusia 91 tahun akan mundur dari jabatannya. Ilustrasi Suzuki. (AFP PHOTO / GABRIEL BOUYS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bos merek otomotif Jepang, Suzuki Motor, Osamu Suzuki yang kini berusia 91 tahun akan mundur dari jabatannya. Osamu disebut telah memberi tahu beberapa eksekutif perusahaan tentang niatnya tersebut.

Osamu diketahui telah memimpin Suzuki Motor selama lebih dari 40 tahun. Ia bergabung dengan Suzuki Motor pada 1958. Bersama perusahaan di bawah kepemimpinan ayah mertuanya, Shunzo Suzuki, Osamu terlibat dalam pengendalian produksi dan perencanaan bisnis.

Ia lantas menjadi presiden Suzuki pada 1978. Namun pada 1983, dia memutuskan untuk membawa Suzuki berekspansi ke India. Hal tersebut juga menjadi yang pertama bagi pembuat mobil Jepang.

Ia kemudian mendirikan perusahaan patungan, Maruti Udyog, lalu membangun pabrik dan mulai membuat mobil. Maruti Udyog kemudian menjadi pemimpin pasar India. Selanjutnya perusahaan itu menjadi Maruti Suzuki India, atau anak perusahaan Suzuki.

Baru pada 2015, Osamu menyerahkan gelar presiden dan chief operating officer (COO) kepada putranya, Toshihiro Suzuki.Osamu melepaskan peran tersebut, namun tetap menjadi pembuat keputusan teratas perusahaan karena dia juga mengetuai dewan direksi.

Menurut Reuters, Osamu bakal pensiun secara penuh pada Juni 2021. Di bawah kepemimpinan generasi baru, seperti Toshihiro, Suzuki dipercaya akan semakin gencar terhadap mobil listrik.

Suzuki juga memiliki niat menanamkan investasi satu triliun yen yang sebagian besar untuk kebutuhan teknologi elektrifikasi selama lima tahun.

Suzuki menyadari perusahaan perlu menanggapi dorongan global menuju emisi yang lebih rendah.

Pengumuman yang dilakukan Suzuki terjadi kurang dari satu pekan setelah saingannya Honda Motor menunjuk CEO baru. Honda diketahui telah memilih Toshihiro Mibe menggantikan Takahiro Hachigo.


(ryh/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK