Cerita Pemodifikasi Lamborghini Rp350 Juta di Gunung Kidul

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Selasa, 09/03/2021 19:55 WIB
Suharyanto dari awal terinspirasi Lamborghini Aventador. Ia memodifikasi mobil menggunakan knalpot yang diciptakan khusus agar mengeluarkan suara menggelegar. Lamborghini Aventador menjadi inspirasi Suharyanto, pria asal Gunung Kidul, Jawa Tengah dalam memodifikasi mobil. (Foto: lamborghini.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Suharyanto, pria asal Gunung Kidul, Jawa Tengah berhasil membuat kreasi yang membuat geleng kepala. Di tangannya, ia berhasil menciptakan replika supercar asal Italia, Lamborghini Aventador.

Supercar ia buat di bengkel sederhana, yang cuma berlantai tanah. Cerita Suharyanto ini terungkap pada akun video Youtube berbagi 'Cerita Gunung Kidul'.

Dalam video tersebut, Suharyanto yang sekaligus sebagai pemilik High Class Auto Custom ini mengaku bila mobil tersebut merupakan pesanan seorang konsumen.


"Ini pesanan dan yang kedua (bikin). Kalau secara pribadi sudah pernah buat enam," kata Suharyanto dikutip pada video tersebut, Selasa (9/3).

Ia mengatakan proses pembuatan membutuhkan waktu hingga satu tahun sampai mobil siap pakai.

"Proses 10 bulan tapi karena kemarin ada penyesuaian dan finishing jadi agak mundur jadi satu tahun," ucapnya.

Suharyanto yang dari awal terinspirasi Lamborghini Aventador ini selanjutnya menggunakan knalpot yang diciptakan khusus agar mengeluarkan suara menggelegar.

Sementara basis mobil menggunakan Mitsubishi Galant tahun produksi 2000. Menurutnya, cuma ada sentuhan sedikit di bagian mesin guna mendongkrak performanya supaya tak malu-maluin di jalan.

"Mobil itu ya di atas 2000 cc dan kalau bisa mesin V jadi mirip suaranya," ungkap dia.

Biaya modifikasi

Untuk menghasilkan mobil modifikasi yang aduhai, Suharyanto harus mendesain bodi dan membuatnya dari pelat. Ia mengatakan dalam setiap pembuatannya terlebih dahulu merancang desain setelah melihat model aslinya, lalu dilakukan pencetakan bodi mengikuti desain yang sudah dibuat.

"Dari awal konsumen mau apa, nanti didesain, skalanya bagaimana. Terus bodi kami custom," ujarnya.

Dalam pembuatan replika Lamborghini, menurutnya bagian paling sulit yakni meletakkan sebongkah mesin penggerak. Sebab ia harus mengubah tata letak mesin yang semula di depan jadi ke belakang mengikuti model asli Lamborghini.

"Terus detailing juga termasuk sulit," tuturnya.

Dari awal sampai selesai, ia mengaku menghabiskan Rp350 juta. Angka tersebut bisa membengkak bila konsumen ada penambahan fitur dan spesifikasi khusus.

[Gambas:Youtube]



(ryh/mik)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK