Pemerintah Sebut Diskusi Produksi Lokal Mazda Berjalan Alot

CNN Indonesia | Jumat, 12/03/2021 20:28 WIB
Mazda adalah salah satu merek mobil di Indonesia yang saat ini sangat mengandalkan produk impor. Mobil listrik Mazda MX-30. (mazda-press.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kunjungan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang pekan ini ke Jepang bukan cuma untuk menemui Toyota, Mitsubishi, Honda, dan Suzuki tetapi juga produsen otomotif yang lebih kecil, Mazda. Pertemuan dengan Mazda telah dilakukan, namun Agus menjelaskan diskusi berlangsung 'alot'.

"Terus terang saja pertemuan dengan Mazda salah satu pertemuan yang diskusinya cukup ketat, kalau menurut Pak Dubes alot," kata Agus dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/3).

Agus tak merinci diskusi yang dikatakan alot tersebut, namun kata dia pemerintah berupaya meyakinkan Mazda mengenai pentingnya berinvestasi agar tak tertinggal dari produsen lain.


Seperti diketahui Toyota sudah berkomitmen menambah investasi di Indonesia sebesar Rp28 triliun, sedangkan Mitsubishi Rp11,2 triliun, Honda Rp5,2 triliun, dan Suzuki Rp1,2 triliun.

Eurokars Motor Indonesia, distributor Mazda di dalam negeri, saat ini sangat mengandalkan produk impor untuk bisnis penjualan mobil. Mazda sempat menjual mobil produksi dalam negeri, yakni VX-1, kembaran Suzuki Ertiga, namun mobil ini dirakit Suzuki Indomobil Motor.

Produk pikap Mazda Bongo juga diproduksi di Indonesia, oleh Astra Daihatsu Motor. Namun produk ini tidak dijual di dalam negeri, melainkan untuk pasar ekspor.

"Kalau tidak memulai kegiatan produksi di Indonesia dia pasti ketinggalan dibandingkan produsen lain," ungkap Agus.

Kepada prinsipal Mazda, Agus juga bilang Indonesia merupakan pasar menjanjikan sebab rasio kepemilikan kendaraan masih kecil.

"Mereka segera pertimbangkan dan perhitungan kebutuhan investasi di Indonesia," ucap Agus.

Agus mengatakan pihaknya akan kembali ke Jepang pada Mei untuk mengetahui sejauh mana perkembangan Mazda terkait keinginan investasi.

"Nanti ketika kami kembali ke Jepang pada Mei setelah Lebaran kami akan mendengar progress dari Mazda kemungkinan invest di Indonesia buka pabrik bisa mulai dari assembling dan bisa ditingkatkan sembari mengejar local purchase yang makin lama makin tinggi," ungkap dia.

Mobil Listrik

Lebih lanjut Agus mengatakan Mazda berniat menggandeng Indonesia untuk kebutuhan mobil listrik.

"Mazda menyampaikan keinginan punya rantai pasok dari Indonesia khususnya baterai. Rencana bisnisnya 2030 Mazda hanya akan menghasilkan mobil listrik jadi yang didorong ke Indonesia kerjasama dengan itu," kata Agus.

Salah satu agenda Agus dalam perjalanan kerja ke Jepang yaitu melobi produsen otomotif untuk melakukan investasi di Tanah Air dan memperluas jangkauan ekspor. Pemerintah ingin mengeksplorasi ekspor mobil buatan Indonesia ke Australia.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK