Daihatsu Dapat Nikmat Relaksasi PPnBM, Xenia Naik 220 Persen

CNN Indonesia | Sabtu, 20/03/2021 03:32 WIB
Penjualan mobil Daihatsu yang mendapat fasilitas relaksasi PPnBM disebut meningkat hingga dua kali lipat selama 17 hari pada Maret. Daihatsu Xenia. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Daihatsu Indonesia mengklaim relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100 persen berdampak positif bagi penjualan mobil baru.

Menurut Daihatsu Indonesia, sejak hal itu diimplementasikan pemerintah mulai 1 Maret, penjualan mobil Daihatsu per 17 Maret naik hingga lebih dari dua kali lipat dibanding periode sama pada Februari.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) mengatakan kenaikan penjualan paling drastis dialami mobil yang mendapatkan fasilitas relaksasi PPnBM.


Ada empat mobil Daihatsu yang harganya menjadi lebih murah karena konsumen tak dibebani PPnBM, yaitu Xenia, Terios, Gran Max, dan Luxio.

Menurut data yang dibagikan, persentase kenaikan Xenia selama 17 hari pada Maret sebesar 220 persen, Terios 253 persen, Luxio 197 persen, dan Gran Max mini bus 194 persen.

"Daihatsu juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah dalam memberikan insentif berupa relaksasi pajak dan memberikan dampak positif bagi pasar otomotif. Kami yakin dengan dukungan ini, pasar otomotif akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Hendrayadi, Kamis (18/3).

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyampaikan relaksasi PPnBM mulai menunjukkan efek positif. Disebutkan terdapat lonjakan signifikan pemesanan mobil dari 5-6 unit per hari menjadi 25 unit per hari.

"Kami menerima info dari salah satu dealer resmi Mitsubishi bahwa dari perolehan pesanan sebelumnya sebanyak 5-6 unit per-hari, sejak diberlakukannya kebijakan PPnBM terjadi lonjakan yang signifikan, menjadi 25 unit per hari," ujar Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah.

Sebelum relaksasi PPnBM diberlakukan, yakni pada Februari, penjualan mobil nasional secara ritel terekam turun menjadi 46 ribu unit atau turun sekitar 13 persen dibanding Januari.

Gaikindo mengatakan salah satu penyebab kuat penurunan itu adalah ramainya pemberitaan relaksasi PPnBM sehingga menyebabkan sebagian masyarakat memilih menunda pembelian mobil baru.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK