Daftar Negara yang Larang Penjualan Mobil Bensin dan Diesel

CNN Indonesia | Kamis, 25/03/2021 05:34 WIB
Melonjaknya popularitas mobil listrik membuat beberapa negara sudah mulai menerapkan kebijakan melarang mobil bensin atau solar. Ilustrasi mobil bensin. (iStockphoto/alperguzeler)
Jakarta, CNN Indonesia --

Popularitas kendaraan Listrik atau Electric vehicles (EV) sepuluh tahun belakangan ini kian meledak. Hal ini menyebabkan beberapa negara akan melarang penjualan mobil dengan bahan bakar gas seperti diesel atau bensin.

Popularitas mobil listrik melejit berkat terobosan teknologi oleh Tesla, General Motor(GM) dan Nissan, yang menghasilkan biaya murah pada produksi baterai untuk kendaraan bermotor.

Peran mobil listrik dinilai sangat penting untuk tujuan meminimalisasi emisi gas buang, emisi rumah kaca dan polusi udara. Faktanya sektor transportasi telah menyumbang 30 persen emisi di Amerika Serikat.


Dengan demikian, banyak negara di seluruh dunia telah menyusun rencana atau undang-undang untuk mengakhiri penjualan kendaraan bertenaga minyak.

Di Amerika Serikat, kendaraan listrik saat ini mewakili sekitar 3 persen dari penjualan mobil baru. Namun, analis memperkirakan bahwa pada tahun 2030 pangsa pasar tersebut akan naik menjadi sekitar 30 persen.

Berikut adalah negara negara yang melarang mobil berbahan bakar bensin yang diurutkan dari tahun penerapannya:

- Norwegia pada tahun 2025
- Korea Selatan pada tahun 2025
- Belgia pada tahun 2026
- Austria pada tahun 2026
- Slovenia pada tahun 2030
- Islandia pada tahun 2030
- Belanda pada tahun 2030
- Denmark pada tahun 2030
- Irlandia pada tahun 2030
- Israel pada tahun 2030
- Swedia pada tahun 2030
- India pada tahun 2030
- Jerman pada tahun 2030
- Inggris pada tahun 2030
- Skotlandia pada tahun 2032
- Jepang pada tahun 2035
- California pada tahun 2035
- China pada tahun 2040
- Singapura pada tahun 2040
- Sri Lanka pada tahun 2040
- Taiwan pada tahun 2040
- Kanada pada tahun 2040
- Prancis pada tahun 2040
- Spanyol pada tahun 2040
- Portugal pada tahun 2040
- Mesir pada tahun 2040
- New Jersey pada tahun 2040
- Distrik Kolumbia pada tahun 2045
- Kosta Rika pada tahun 2050
- Colorado pada tahun 2050

Beberapa negara itu merupakan negara yang melarang mobil berbahan bakar minyak. Cepat atau lambat mobil berbahan bakar bensin dianggap menjadi kendaraan masa lalu.

Beberapa pabrikan mobil, seperti Volkswagen, General Motors, Hyundai / Kia dan, tentu saja, Tesla, sudah mulai membangun dan berinvestasi di pabrik baterai dan mobil listrik untuk mengimbangi larangan mobil konvensional ini.

Dikutip The Conversation, pada 2018 kendaraan listrik menguasai hampir 2 persen pasar penjualan di AS dan 8 persen di California. Larangan penjualan mobil bertenaga gas di California memicu perluasan pembelian kendaraan listrik

Namun butuh beberapa tahun bagi produsen mobil untuk membangun pabrik dan mengembangkan mobil listrik baru. Oleh karena itu produsen disarankan untuk memulai pengembangan ini.

Meski demikian sebagian besar produsen mobil tidak akan membuat rencana mobil listrik ini tanpa tekanan dari berbagai negara dengan larangan mobil berbahan bakar minyak, seperti dikutip Charged Future.

(DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK