Bocoran Harga-Spesifikasi Ponsel Baru Blackberry Meluncur Mei

CNN Indonesia | Senin, 19/04/2021 08:14 WIB
Ponsel baru BlackBerry akan segera meluncur Mei 2021 dan akan menyasar para pengguna Android yang menyukai keyboard fisik. Ilustrasi Blackberry. (AFP PHOTO / Josep LAGO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ponsel baru BlackBerry akan segera meluncur Mei 2021 dan akan menyasar para pengguna Android yang menyukai keyboard fisik. Smartphone BlackBerry (BB) yang sempat berjaya sejak 2007 silam itu disebut akan menggunakan konektivitas 5G.

Perusahaan seluler Onward Mobility mengambil alih merek Blackberry dan berencana untuk bekerja sama dengan Foxconn, pembuat sebagian besar konsol game, ponsel Nokia dan Xiaomi, untuk membuat BlackBerry baru.

Melansir Nikkei Asia, CEO Onward Mobility Peter Franklin mengatakan perusahaan yang berbasis di Texas dengan BlackBerry dan FIH Mobile akan menghadirkan lagi nostalgia keyboard fisik QWERTY yang membuat BlackBerry digemari banyak orang pada masa silam.


Selain itu, pihaknya juga akan menjual keamanan data pengguna. Menurut Franklin BlackBerry dikenal tangguh soal sekuriti pada masanya. 

Mengutip Tech Radar, memang belum ada bocoran pasti soal harga Flagship Blackberry terbaru. Namun bocoran yang beredar ponsel baru Blackberry akan dibanderol dengan harga US$800 atau setara Rp11,6 juta.

Adapun flagship Blackberry terakhir, Key 2 dibanderol dengan harga US$649 atau sekitar Rp 9,4 jutaan.

Onward Mobility rencananya akan meluncurkan BlackBerry 5G ini di Amerika Utara dan Eropa terlebih dahulu, baru kemudian menyusul ke pasar Asia, termasuk Indonesia. 

Berikut beberapa bocoran spesifikasi ponsel baru Blackberry:

1. Keyboard QWERTY

2. Daya tahan baterai minimal sepanjang hari

3. Keyboard shortcut

Merek ponsel Blackberry sendiri sejak 2016 sudah tak lagi ada di bawah induk asal mereka, Research in Motion (RIM), perusahaan asal Kanada. Sebab, sejak tahun itu RIM bertekad untuk fokus pada layanan software untuk bisnis dan menjual unit bisnis ponsel mereka.

Untuk pasar global, merek Blackberry diserahkan pada TCL Corp, perusahaan asal China. Sementara untuk pasar Indonesia diserahkan pada BB Merah Putih. Sedangkan untuk pasar India, Bangladesh, dan Srilanka diserahkan ke Optiemus Infracom.

Saat ini, hampir semua smartphone dipasarkan tanpa keyboard fisik. Pada awal kemunculan Android, keluhan tentang ketersediaan keyboard fisik kerap muncul. Sebab, saat itu mengetik diatas keyboard fisik dianggap lebih presisi ketimbang mengetik di atas layar.

Namun, kini hampir semua pengguna sudah menerima kenyataan harus mengetik di atas layar. Di pasar Indonesia, hampir tak nampak vendor ponsel Android yang menawarkan ponsel dengan keyboard fisik.

Sementara di pasar dunia, F(x) tec Pro1 sempat menelurkan ponsel dengan fitur keyboard fisik pada 2019. Sehingga, menarik untuk menyimak apakah strategi Blackberry pada 2021 berhasil menarik perhatian pasar.

(dal/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK