Polling CNN: Blackberry Nongol Lagi, Antara Enggan dan Rindu

CNN Indonesia | Jumat, 19/02/2021 20:20 WIB
Netizen terbagi opini antara enggan dan rindu dengan Blackberry yang kabarnya akan kembali hadirkan ponsel Android dengan kibor fisik dan 5G. Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagian besar pembaca CNNIndonesia.com tidak tertarik untuk membeli ponsel Blackberry Android yang dikabarkan tengah dipersiapkan dengan keyboard fisik dan sudah dilengkapi 5G.

Berdasarkan poling yang dihimpun dari akun resmi Twitter CNNIndonesia.com. Hasilnya, dari total 297 responden 171 orang (57,9 persen) mengaku tidak tertarik dengan ponsel Blackberry Android. Sedangkan sekitar 42,1 persen mengaku tertarik membeli ponsel itu.

Polling ini diambil dari akun Twitter yang dibuka sejak Rabu (17/2) pagi di cuitan Twitter @CNNIndonesia.


Dari sebagian netizen yang rindu dengan ponsel Android berkibor besutan Blackberry. Akun @hidupilahhidup menilai keyboard fisik yang disematkan pada gawai Blackberry merupakan bentuk nostalgia.

"Boleh juga, keyboard fisik di hp itu ngangenin," ujarnya

Selain itu akun @arisidid menilai Blackberry memiliki fasilitas pesan email yang bisa dibuka tanpa harus memikirkan data seluler. Ia berharap hal serupa masih tersedia di ponsel besutan Onward Mobility.

"Pakai Blackberry karena fasilitas emailnya bisa ribuan dibuka tanpa memikirkan kuota, semoga bisa seperti itu lagi," cuitnya



Sedangkan warganet lain hanya menggarisbawahi harga yang murah dari Android Blackberry.

"Yang penting harganya murah, aku tertarik," ujar @Qt_kata dalam bahasa Jawa.

Sementara mereka yang tak tertarik menyebut era kejayaan Blackberry sudah berakhir.

"Blackberry sudah bukan jamannya lagi," tulis akun @KumKum_3791.

Sebelumnya, pengamat gadget, Lucky Sebastian menilai brand ponsel lawas seperti Blackberry dan Nokia sekarang lebih ke arah nostalgia saja.

"Nokia dan Blackberry itu kalau mereka meluncurkan lagi produknya sekarang lebih ke arah nostalgia saja," tuturnya (17/2).

Menurutnya, Blackberry sempat meluncurkan ponsel berbasis Android. Namun, saat itu spesifikasi yang ditawarkan menurutnya minim dan harga relatif mahal. Sehingga, gawai ini tidak laku di pasaran.

Bukan hanya Blackberry, merek lawas yang dihidupkan kembali adalah Nokia. Namun, merek ini pun dinilai kurang agresif di pasaran. Sehingga, kalah saing dengan merek smartphone China yang menawarkan spesifikasi lebih tinggi dengan harga yang kompetitif.

"Makanya untuk mereka yang akan mulai lagi, tapi Research and Development (R&D) enggak kencang dan kurang sesuai permintaan pasar. Hype-nya hanya sebentar saja," ucapnya.

Blackberry dikabarkan hendak meluncurkan ponsel 5G dengan keyboard fisik pada 2021 di sejumlah negara di dunia. Onward Mobility yang kini membawahi bendera Blackberry disebut bakal menyasar sejumlah pasar untuk menjual Blackberry 5G mereka. Beberapa lokasi yang disasar Amerika Utara,Eropa, dan Asia.

(can/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK