Cara MV Swift Singapura Selamatkan Kapal Selam

CNN Indonesia | Jumat, 23/04/2021 18:06 WIB
Singapura dilaporkan mengirimkan kapal bernama MV Swift Rescue untuk menyelamatkan kapal selam TNI AL Nanggala-402. Ilustrasi kapal selam. (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Singapura dilaporkan mengirimkan kapal bernama MV Swift Rescue untuk menyelamatkan kapal selam Nanggala-402 milik TNI Angkatan Laut (AL). Beberapa cara dilakukan oleh MV Swift Rescue untuk menyelamatkan kapal selam.

Kapal yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Singapura ini berjenis kapal induk, yang di dalamnya terdapat beberapa kapal dan sederet teknologi yang dapat menunjang misi penyelamatan salah satunya DSAR 6.

Deep Search and Rescue Six (DSAR 6) merupakan bagian terpenting dari kapal penyelamat itu. Pasalnya DSAR 6 merupakan kapal selam dapat mengevakuasi kru dari kapal selam yang tenggelam.


DSAR-6 akan menyelam hingga ratusan meter di bawah permukaan laut, dan terhubung dengan kapal selam yang rusak atau tenggelam.

Kapal selam yang berbentuk kapsul itu menempelkan badannya ke kapal selam untuk menyelamatkan penumpang dan kru. Kapsul itu dapat menampung hingga 40 orang.

Pada pengoperasianya, DSAR-6 yang merupakan bagian dari MV Swift Rescue dikendarai oleh dua orang Nahkoda, dan dapat membawa hingga 17 anggota penyelamat.

Kru dari MV Swift Rescue dapat memberikan perawatan medis instan di dalam DSAR-6 dan dengan cepat dapat mengevakuasi ke Swift Rescue jika membutuhkan pertolongan darurat.

Sistem Remotely Operated Vehicle (ROV) di atas Swift Rescue akan membantu kru untuk menemukan dan melihat lokasi pasti dari kapal selam yang hancur dam membersihkan puing di sekitar.

Dikutip Naval Technology, cara MV Rescue selamatkan kapal selam juga terdapat perahu cepat yang dapat diisi 50 orang penumpang. Kapal ini memudahkan evakuasi korban bila dalam kondisi kritis.

Sebagai kapal evakuasi, MV Rescue juga dilengkapi rumah sakit dengan 18 tempat tidur untuk memberikan perawatan pada korban. Kapal penyelamat juga dapat dioperasikan selama 28 hari di tengah laut, tanpa harus merapat ke dermaga.

Itulah cara MV Swift Rescue milik Singapura, yang dikerahkan untuk menyelamatkan kapal selam milik TNI AL KRI Nanggala-402 yang diduga tenggelam di perairan Bali.

(can/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK