TIPS TEKNOLOGI

Cara Memaksimal Kamera Ponsel Abadikan Momen Lebaran

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 13:33 WIB
Ikuti cara berikut agar mengabadikan sebuah momen Lebaran bersama keluarga dengan kamera ponsel menjadi maksimal. Ilustrasi kamera ponsel. (Foto: (dok. CNNIndonesia.com/ Eka Santhika))
Jakarta, CNN Indonesia --

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga, saudara, hingga rekan. Dalam momen itu, berfoto bersama dengan smartphone untuk kemudian diunggah ke media sosial adalah aktivitas yang mungkin tidak akan terlewatkan.

Namun, mengambil gambar dengan smartphone memerlukan trik khusus agar hasilnya memuaskan. Berikut tips yang bisa diikuti agar momen kebersamaan bisa diabadikan dengan maksimal.

1. Bersihkan lensa dari debu

Melansir Time, sebelum mengabadikan sebuah momen, bersihkan lensa pada smartphone dari debu atau noda lain yang mempengaruhi kualitas gambar. Disarankan untuk menggunakan bahan yang lebih lembut, seperti kain mikrofiber untuk membersihkan noda pada lensa kamera.


Membersihkan lensa smartphone dengan kain celana jemas atau kemeja katun bisa merusak lensa, misalnya meninggalkan goresan.

2. Gunakan grid

Grid akan membantu Anda menyusun gambar dengan lebih baik dan menjaga agar bidikan tetap paralel dengan garis vertikal atau horizontal.

Untuk mengaktifkan Grid di iOS, cukup kunjungi Pengaturan dan pilih Kamera. Setelah itu, aktifkan Grid dengan cara menggesernya ke kanan. Pada perangkat Android, kunjungi Pengaturan > Aplikasi > Kamera , dan pilih Garis Grid.

3. Hindari zoom

Zoom digital tidak hanya akan menghasilkan gambar berbintik, tetapi juga akan mengurangi resolusi foto secara keseluruhan dan memperburuk getaran dari tangan saat mengambil gambar.

4. Cari tempat terang

Kilatan lampu LED dari smartphone tidak akan menghasilkan foto yang maksimal. Sehingga, Anda disarankan untuk mencari sumber cahaya lain yang dapat diandalkan, misalnya sinar matahari hingga lampu di dalam ruangan.

Jika benar-benar kehilangan cahaya, Anda dapat menggunakan senter ponsel lain untuk menyediakan sumber cahaya yang lebih konsisten.

5. Gunakan tripod

Banyak foto yang diambil dari smartphone tidak fokus karena tangan yang bergetar. Sehingga, disarankan untuk menggunakan tripod agar gambar yang dihasilkan tetap fokus.

Tidak usah tripod raksasa seperti yang digunakan untuk kamera profesional, anda cukup membeli tripod khusus smartphone yang dijual di e-commerce.

6. Gunakan mode Burst

Melansir Life Wire, mode Burst bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang tak pandai berpose di depan kamera. Pengguna bisa memotret sambil bergerak, lalu kemudian memilih pose mana yang terbaik. Sebab, fitur burst memungkinkan pengambilan gambar secara terus menerus dalam satu waktu.

Mode Burst dirancang untuk membuat serangkaian foto tajam, bahkan bisa membuat gambar yang jelas ketika terlihat buram di video. Dalam fitur ini, kamera mengambil banyak frame foto dalam satu detik dan mengaturnya secara berurutan untuk menganalisis gerakan.

7. Gunakan mode Potret

Ponsel cerdas memiliki lensa sudut lebar yang secara inheren menghasilkan kedalaman bidang yang panjang, yang berarti gambar sebagian besar akan tajam dari latar depan ke latar belakang. Hal itu mungkin bagus untuk pemandangan yang luas, tetapi tidak begitu baik untuk satu subjek tertentu.

Memotret pada aperture lebar, lensa dengan panjang fokus yang lebih panjang (seperti 85mm f / 1.4) memberikan kedalaman bidang dangkal yang bagus. Karena lensa ponsel pintar built-in tidak melakukan ini secara alami, perangkat lunak ponsel bekerja keras untuk menerapkan filter untuk meniru ini. Filter ini biasanya disebut mode Potret.

(jps/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK