Efek Jika Tolak Kebijakan Baru WhatsApp 2 Hari Lagi

CNN Indonesia | Kamis, 13/05/2021 15:20 WIB
Pemberlakukan Kebijakan Privasi Whatsapp akan berlaku 2 hari lagi, berikut efek bagi pengguna yang menolakaturan itu. Pemberlakukan Kebijakan Privasi Whatsapp akan berlaku 2 hari lagi, berikut efek bagi pengguna yang menolak aturan itu. (istockphoto/ gilaxia)
Jakarta, CNN Indonesia --

WhatsApp mengonfirmasi penggunanya tidak akan bisa mengirim dan menerima pesan lagi apabila menolak kebijakan privasi baru pesan instan itu yang mulai berlaku 15 Mei.

Hal itu akan terjadi dalam beberapa pekan setelah pengguna menolak kebijakan privasi baru WhatsApp. Pengguna disebut akan mulai kehilangan akses ke daftar obrolan mereka.

Pengguna juga hanya bisa mengirim pesan atau menerima panggilan apabila dihubungi terlebih dahulu dan mengklik notifikasi yang muncul.


Setelah itu, dalam beberapa pekan selanjutnya, pengguna tidak akan lagi bisa menerima panggilan atau pemberitahuan. Waktu pemberlakuan kebijakan ini akan bervariasi dari satu pengguna ke pengguna lain.

Meski tak bisa mengirim dan menerima pesan, akun pengguna tidak otomatis terhapus jika pengguna menolak menyetujui kebijakan ini, seperti dilansir Business Insider.

Awalnya, kebijakan privasi baru ini dijadwalkan berlaku mulai Februari 2021. Namun, hal itu ditunda tiga bulan setelah dihujani kritik pengguna yang menduga pembaruan tersebut memungkinkan WhatsApp membagikan data pribadi kepada perusahaan induknya, Facebook.

WhatsApp berulang kali membantah hal itu. Mereka mengatakan kebijakan tersebut hanya berlaku untuk akun bisnis sehingga bisa terhubung dengan Facebook lebih mudah.

Mereka kembali mengklaim tidak dapat membaca atau mendengarkan percakapan pribadi pengguna karena percakapan tersebut terenkripsi secara end-to-end. WhatsApp menyatakan hal itu tidak akan pernah berubah.

Dalam laman resmi, WhatsApp mangaku sengaja mengundur tanggal berlakunya pembaruan agar pengguna memiliki cukup waktu untuk meninjau perubahan. Jika belum menerima pembaruan hingga tanggal tersebut, WhatsApp mengklaim tidak akan menghapus akun pengguna.

"Namun, Anda tidak akan mendapatkan seluruh fungsionalitas WhatsApp sampai Anda menerima pembaruan. Untuk sementara waktu, Anda akan tetap dapat menerima panggilan dan notifikasi, tetapi Anda tidak akan dapat membaca atau mengirim pesan di WhatsApp," kata WhatsApp.

Sebelumnya, WhatsApp menyatakan jika memutuskan keluar dari platformnya, pengguna bisa memindahkan riwayat obrolan ke platform lain.

Penting juga dicatat bahwa pembaruan yang akan datang bukan tentang mengubah privasi percakapan pribadi Anda. Perubahan ini terutama berlaku untuk obrolan bisnis.

Platform obrolan milik Facebook ini menegaskan bahwa komunikasi antar orang akan tetap rahasia. Bagi orang-orang yang menyetujui kebijakan baru tidak akan melihat perbedaan apapun pada pengalaman WhatsApp harian mereka.

(chri/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK