8,4 Miliar Password Bocor di Forum Online

CNN Indonesia | Jumat, 11/06/2021 04:40 WIB
Angka 8,4 miliar password bocor dianggap mengerikan dan terbesar dalam sejarah. Ilustrasi hacker. (cookelma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 8,4 miliar kumpulan kombinasi password diduga telah bocor di forum hackers. Kumpulan data itu berasal dari pengguna forum yang menggugah file TXT 100GB.

Aksi pembobolan yang mengatasnamakan 'RockYou2021' itu berisi file teks 100GB dengan 8,4 miliar kata sandi, yang digabungkan dari kebocoran dan pelanggaran data sebelumnya.

Berdasarkan unggahan itu semua kata sandi itu disebut memiliki panjang antara 6-20 karakter dan semua karakter non-ASCII dan spasi telah dihapus.


Berdasarkan tes yang dilakukan oleh CyberNews, jumlah password yang bocor diklaim hampir sepuluh kali lebih rendah dari temuan. Meski begitu angka 8.4 miliar data itu dianggap mengerikan dan terbesar dalam sejarah.

Pengguna forum yang mengunggah kumpulan kata sandi yang dinamai kompilasi 'RockYou2021' kemungkinan merujuk pada pelanggaran data RockYou yang terjadi pada 2009. Namun tidak dijelaskan bagaimana hacker dapat memperoleh kombinasi password itu, dan kebenaran password tersebut.

Tim Cybernews membandingkan kebocoran data password itu dengan Compilation of Many Breaches (COMB), yang merupakan data kompilasi pelanggaran terbesar dengan 3,2 miliar kata sandi.

Karena hanya ada 4,7 miliar orang pengguna jagat maya, kompilasi RockYou2021 berpotensi memasukkan kata sandi seluruh populasi global hampir dua kali lipat.

Berdasarkan data tersebut, tampaknya peretas secara diam-diam mengumpulkan kata sandi yang bocor selama bertahun-tahun dan menyimpannya.

Atas dasar itu, pengguna akun dunia maya diimbau untuk memeriksa kebocoran password di forum online dengan mengubah ulang kata sandi.

Dikutip Techradar, kata sandi harus segera diubah dengan menggunakan pengelola kata sandi atau membuat kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun online Anda.

(can/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK