VW Usut Produsen China yang Mau Jual 'Replika' Beetle

CNN Indonesia | Selasa, 06/07/2021 01:39 WIB
Great Wall, induk ORA yang memperkenalkan 'tiruan' VW Beetle di China, diketahui mendaftarkan dua desain paten mirip Beetle. Volkswagen Beetle alias VW Kodok. (Dok. Irawati Diah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Merek otomotif milik Great Wall Motors, ORA, menjadi pusat perhatian saat menampilkan mobil mirip Volkswagen Beetle yang bernama Punk Cat di Shanghai Auto Show pada April. Usai pameran, Volkswagen mengatakan bakal menyelidiki pelanggaran dugaan plagiat.

"Kami memeriksa masalah ini sehubungan dengan pelanggaran model utilitas atau hak desain Volkswagen AG dan berhak mengambil tindakan yang diperlukan, langkah hukum," menurut perwakilan Volkswagen mengutip Carscoops, Senin (5/7).

[Gambas:Instagram]


ORA Punk Cat adalah mobil listrik bergaya retro yang terlihat mirip Beetle, dikenal dengan sebutan VW Kodok di Indonesia, yang sudah diputuskan pensiun oleh Volkswagen pada 2019. Meski begitu mobil ini memiliki lima pintu dan bertenaga listrik, dua hal yang tidak pernah dimiliki Beetle.

Punk Cat sepertinya bukan hanya produk pameran. Menurut Carscoops, Minggu (4/7), Great Wall diketahui serius ingin mewujudkannya menjadi produksi massal dari upaya mematenkan dua desain mirip Beetle ini di China dan ke Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (UE IPO).

Salah satu desain paten itu mirip Punk Cat yang punya lima pintu dan terinspirasi Beetle, misalnya dari bentuk lampu depan bulat yang dipasang miring di fender kedua ban depan. Bentuk pelek desain ini mirip model Punk Cat di pameran.

Sementara desain yang kedua lebih retro. Bagian pintu belakang tampak memotong sepatbor dan bagian hidung memiliki tonjolan seperti Bug (nama lain Beetle) versi asli 1970-an.

Meski dua desain paten itu terlihat seperti satu model namun beda varian, namun bila diamati seksama kemungkinan beda model.

Carscoops menjelaskan Great Wall mengajukan dua aplikasi Desain Komunitas Terdaftar (RCD) pada 3 Juni 2021, yang kemudian disetujui pada 11 Juni.

Car Advice menyebutkan ini bukan yang pertama sebuah mobil klasik ditata ulang oleh produsen otomotif asal China. Pada 2020, Songsan Motors telah mulai memproduksi massal replika model hybrid dari Chevrolet Corvette C1 1958.

RCD memberikan "hak eksklusif di semua Negara Anggota Uni Eropa saat ini dan di masa depan" yang berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang untuk maksimum 25 tahun, atau lima tahun sekaligus. RCD Great Wall berakhir pada Juni 2026.

Sementara pada 2016 Zotye merilis tiruan Porsche Macan yang dikenal sebagai SR8, dan kurang dari setahun kemudian, Jaguar Land Rover menggugat Jiangling Motors atas X7 yang terinspirasi Evoque.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK