4 Fakta Kereta Tercepat Dunia Maglev Milik China

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 16:38 WIB
Kereta tercepat dunia, Maglev debut di di pesisir Kota Qingdao, Provinsi Shandong, Selasa (20/7). Kereta tercepat di dunia, Maglev debut di China. (Foto: AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kereta tercepat di dunia diluncurkan di pesisir Kota Qingdao, Provinsi Shandong, Selasa (20/7). Kereta itu dikembangkan oleh China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC), yang merupakan perusahaan negara milik China.

Kereta Maglev dari China melampaui kereta Shinkansen milik Jepang. Berikut fakta-fakta kereta tercepat Maglev:

1. Mampu bergerak 600 km/jam

Kereta magnetik levitasi (maglev) itu diklaim mampu melaju hingga 600 kilometer per jam. Kereta ini memanfaatkan gaya elektro magnetik, sehingga kereta itu terlihat mengambang di lintasan tanpa kontak dengan badan rel.


Saat ini, rata-rata kereta berkecepatan tinggi di China dapat melaju dengan kecepatan 350 kilometer per jam, sedangkan pesawat terbang dengan kecepatan 800-900 kilometer per jam.

2. Sunyi ketika bergerak

Liang Jianying, wakil manajer umum dan kepala teknisi CRRC mengatakan bahwa selain mengutamakan kecepatan, kereta itu juga diklaim mengeluarkan suara sangat rendah. Perawatannya juga lebih mudah ketimbang kereta berkecepatan tinggi lainnya.

Dikutip CNN, pada 2019 terungkap sebuah prototipe kereta maglev. Di tahun yang sama, China mengumumkan proyek ambisius untuk menciptakan lingkaran transportasi antar wilayah metropolitan.

3. Lebih efisien bagi karyawan

Kereta api berkecepatan tinggi adalah prioritas utama di Cina, yang bertujuan untuk menghubungkan lebih banyak kota besar dengan kereta api untuk mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan untuk transportasi di daratan China.

4. Masih ada kendala

Dikutip Uber Gizmo, meski demikian ada satu hal yang membuat kereta ini tidak siap untuk membawa penumpang, yakni masih terkendala insfrastruktur rel khusus maglev.

Saat ini, China hanya memiliki satu jalur maglev yang digunakan secara komersial, untuk menghubungkan Bandara Pudong Shanghai dengan stasiun di distrik Long yang berjarak 30 kilometer.

Meskipun belum tersedia jalur khusus untuk melayani perjalanan antarkota atau antarprovinsi, beberapa jaringan dilaporkan sedang dalam pembangunan, di antaranya menghubungkan Shanghai ke Hangzhou, dan Chengdu ke Chongqing.

(can/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK