BPPT Kembangkan 4 Produk Inovasi Atasi Pandemi Covid-19

BPPT, CNN Indonesia | Jumat, 23/07/2021 17:45 WIB
Produk inovasi BPPT ini diharapkan memperkuat upaya 3T pemerintah, dimulai dari memperluas jumlah testing dan membantu fasilitas kesehatan. Kepala BPPT Hammam Riza dalam Webinar membahas inovasi di masa pandemi. (Dok. BPPT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan empat produk inovasi bersama mitra untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.

Keempat produk inovasi itu adalah ventilator darurat, inovasi testing Reagen PCR mBioCov-19, suplemen kesehatan Stamilic dan Whole Beta.

Kepala BPPT Hammam Riza berharap produk inovasi ini akan memperkuat upaya 3T pemerintah, dimulai dari memperluas jumlah testing dan membantu fasilitas kesehatan dalam melayani masyarakat.


"Ventilator darurat didesain bersama PT Poly Jaya, sangat dibutuhkan untuk perawatan pasien Covid-19, serta menjadi alternatif penggunaan tabung oksigen. Alat ini akan dipinjamkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten," berdasarkan keterangan resmi yang diterima.

Reagen PCR mBioCov-19 digunakan untuk melakukan pemeriksaan spesimen Covid-19. Inovasi ini memiliki kekhasan karena didesain menggunakan target N2 dan RdRP dari SARS-Cov-2 sesuai sekuens virus Indonesia. Alat pendeteksi Covid-19 ini merupakan hasil kerja sama BPPT, PT Biofarma, dan Nusantics.

Sementara dua suplemen kesehatan Stamilic dan Whole Beta, dirancang untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat di masa pandemi.

Stamilic merupakan suplemen kesehatan yang dapat menjadi pengendali komorbid dalam menghadapi Covid-19. Suplemen ini mengandung ekstrak cair black garlic dan ekstrak jahe, kombinasi yang semakin memperkaya kandungan antioksidan.

"Black garlic merupakan hasil inovasi BPPT, menggandeng mitra PT Saraka Mandiri Semesta untuk distribusi dan pemasaran Stamilic."

Serupa, suplemen kesehatan Whole Beta yang berperan membantu meningkatkan imunitas dalam masa pandemi Covid-19.

Beta glukan Whole Beta merupakan produk inovasi Pusat Teknologi Agroindustri BPPT bekerja sama dengan mitra industri, yaitu BiologiQ, PT Neopangan Selaras Indonesia, dan PT Saraka Mandiri Semesta.

Inovasi ini mengandung beta glukan, hasil fermentasi ragi hitam. Zat ini mempunyai berbagai fungsi kesehatan, di antaranya membersihkan radikal bebas, anti radiasi, mengatasi kolesterol, dan mencegah hiperlipidemia, serta melawan infeksi yang disebabkan oleh virus, jamur, bakteri, parasit, dan toksin.

Beta glukan ragi hitam juga membantu meningkatkan sistem imun dan meningkatkan ekspresi sensor virus yang efektif untuk pencegahan virus influenza (H1N1) dengan menghambat replikasi virus.

Pada kegiatan tersebut, BPPT turut memberikan 43.900 tes reagen PCR mBioCov-19, 65.000 tes reagen ekstraksi RNA, 27.000 Viral Transport Medium (VTM) ke beberapa laboratorium serta mitra BPPT.

Lembaga penerimanya adalah RS TNI Ridwan Meuraksa Jakarta Timur, RS TNI Putri Hijau Medan, UPT Labkesda Kota Bogor, UPT Labkesda Kota Bandung, UPT Labkesda Kabupaten Tangerang, dan Satgas Penanganan Covid-19 Universitas Gadjah Mada.

Di sisi lain, BPPT juga meluncurkan aplikasi SiJempol 4.0 untuk meningkatkan 3T di lingkungan BPPT.

Dalam versi terbarunya, aplikasi SiJempol dilengkapi dengan dashboard yang berisi detail informasi pencatatan kesehatan pegawai, termasuk yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga pencatatan pegawai yang sembuh.

Pengguna juga dapat mengetahui perkembangan kasus harian secara real-time, dan peta sebaran kasus aktif.

(ayo/fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK