Spesifikasi Laptop Pelajar, Netizen Sindir Komputer Kasir

CNN Indonesia | Jumat, 30/07/2021 09:29 WIB
Netizen banyak mengomentari spesifikasi laptop pelajar dari Kemendikbud, ada yang bilang kemahalan dan juga terlalu rendah. Ilustrasi laptop. (iStockphoto/guvendemir)
Jakarta, CNN Indonesia --

Spesifikasi minimal laptop pelajar pengadaan Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi menuai reaksi netizen yang meramaikan media sosial. Sebagian merasa spesifikasi itu terlalu rendah untuk harga laptop yang diisukan Rp10 juta per unit.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2021, spesifikasi minimal laptop pelajar di antaranya memiliki memori terpasang 4 GB DDR4, hard drive 32 GB, operating system Chrome OS, prosesor Core 2 - di atas 1,1 GHz, monitor 11 inci LED, dan masa garansi satu tahun.

Salah satu netizen, @rasjawa, mengatakan 'emosi memuncak' mengetahui spesifikasi 'laptop Rp10 juta' yang akan dibeli pemerintah ternyata hanya Chromebook. Dia bilang harga Chromebook tak sampai Rp5 juta, jadi selisih harganya dikatakan 'gede'. 


Netizen yang lain menduga ada indikasi penyelewengan pengadaan laptop itu.

"Laptop Merah Putih ga dijelasin harga per unit dan speknya seperti apa. Ini aja udah ada indikasi penyelewengan," ujar @enggalpmt.

Ada pula warganet yang menilai proyek ini celah korupsi dan menyinggung bantuan sosial (bansos) yang diusulkan punya kartu elektronik sendiri.

Selain itu akun @denismalhotra melontarkan komentar pedas, ia mengatakan proyek ini dan lainnya 'patut dicurigai sebagai upaya tipu-tipu'.

"Mulai dari koalisi merah putih, laptop merah putih, kapsul pelangsing merah putih, sampai obat kuat merah putih, tak ada satu pun yang layak dipercaya. Setidaknya, semua patut dicurigai sebagai upaya tipu-tipu," tuturnya.

Akun @esamerikano menyebut spesifikasi laptop pelajar dari Kemendikbud sebagai 'komputer kasir'.

Tidak semua warganet nyinyir soal proyek ini, ada pula yang mengatakan spesifikasinya 'lumayan untuk anak sekolah'.

Ada juga netizen yang mengatakan harga 'Rp10 juta' bukan cuma untuk laptop tapi juga yang lainnya.

Isu harga 'laptop Rp10 juta' datang dari hitung-hitungan pernyataan Mendikbudristek Nadiem Makariem yang mengatakan pemerintah menyediakan dana Rp2,4 triliun untuk pengadaan 240 ribu unit laptop buat sekolah.

Dana itu sebenarnya dana alokasi khusus pendidikan tahun 2021 di tingkat provinsi dan daerah bagian dari pengadaan alat-alat Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan anggaran Rp17,42 triliun sampai 2024.

(can/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK