TIPS OTOMOTIF

Risiko Main Gas Motor Matic Saat Berhenti di Lampu Merah

CNN Indonesia | Sabtu, 31/07/2021 17:28 WIB
Geber-geber singkat motor matic saat posisi mesin idle atau ketika motor berhenti berisiko merusak v-belt. V-belt motor matic. (Astra Honda Motor (AHM))
Jakarta, CNN Indonesia --

Memainkan tuas gas sepeda motor matic seperti membuka dan menutup pedal gas saat posisi sedang berhenti merupakan salah satu kebiasaan yang dapat merusak komponen v-belt.

V-belt yang terbuat dari karet adalah komponen penting dalam mekanisme transmisi matic atau CVT. Gunanya buat menyalurkan tenaga ke roda yang mirip rantai pada motor konvensional.

Memperhatikan langsung kesehatan v-belt sebenarnya cukup ribet, pasalnya komponen ini tidak terlihat langsung karena berada di dalam boks CVT. Mengenal kebiasaan yang dapat merusaknya bisa bikin perawatan makin mudah.


Astra Honda Motor (AHM) dalam keterangan resminya menyebutkan penggunaan matic yang benar dapat memperpanjang usia V-Belt. Salah satu yang dianjurkan yakni tidak memainkan tuas atau 'geber-geber' singkat ketika mesin motor sedang menyala idle.

Kebiasaan seperti itu bisa saja kejadian saat memanaskan motor, iseng ketika berhenti di lampu merah, atau lagi mampir sebentar di suatu tempat. 

"Ingat, sepeda motor yang anda gunakan bertransmisi matic, sehingga ketika anda memainkan tuas gas maka v-belt akan mengencang dan menggerakkan roda belakang," kata Technical Service Division AHM Endro Sutarno dalam siaran resmi, Jumat (30/7).

Endro juga mengatakan v-belt sebaiknya rutin dicek sehingga dapat diketahui kondisinya. Jangan sampai pengecekan lupa dilakukan sehingga komponen itu mendadak rusak saat sedang digunakan.

Kerusakan v-belt pada umumnya yaitu longgar, getas, retak, atau bisa saja putus.

"Untuk skutik v-belt harus dicek berkala pada penggunaan 8.000 Km. Secara teori, umur pakai komponen ini dapat menyentuh 24.000 Km dan setelah itu harus dilakukan penggantian," kata dia.

Kendati demikian, penggantian v-belt tergantung juga pada gaya berkendara setiap pengendara. Kondisi ruang CVT yang kotor juga dapat memperpendek usia dari v-belt.

Ia menambahkan demi menjaga keawetan v-belt, pengguna diimbau menghindari penggunaan aksesori tidak sesuai standar.

"V-belt merupakan komponen yang tidak dapat dilihat langsung kondisinya oleh pengendara karena berada di dalam CVT, namun perannya sangat penting dalam menunjang performa skutik," ucap dia.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK