Daftar Lengkap SPKLU Kendaraan Listrik di Indonesia

CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 21:00 WIB
Hingga Mei 2021 sudah ada 148 unit stasiun pengecasan kendaraan listrik yang berdiri di Indonesia. Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). (ANTARA/RENO ESNIR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jumlah stasiun pengecasan kendaraan listrik di Indonesia kini jumlahnya sudah bertambah menjadi 148 unit yang tersebar di 120 lokasi berdasarkan data per Mei 2021. Stasiun paling banyak tercatat berada di Jakarta.

Lokasi paling banyak kedua adalah Jawa Timur-Bali 23 unit, Jawa Barat 18 unit, Banten 15 unit, Jawa Tengah 13 unit, Sumatera 3 unit, serta Sulawesi dan Maluku masing-masing 1 unit.

Jenis stasiun ini ada dua, yakni Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang bisa digunakan masyarakat luas dan stasiun yang diolah pihak swasta seperti dealer mobil yang hanya khusus untuk model tertentu.


Penyediaan tahap awal stasiun ini ditugaskan kepada PLN menurut Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2021. Pengadaannya juga bisa melibatkan pihak lain, misalnya swasta atau BUMN.

PLN menjelaskan sejak 2019 hingga sekarang telah membangun 24 SPKLU yang lokasinya berada di kota-kota besar, termasuk Jakarta, Bandung, Semarang, Denpasar, dan jalan tol dalam kota.

"Saat ini lebih dari 100 SPKLU sudah dibangun dan dioperasikan oleh pihak swasta. Semua SPKLU harus lulus regulasi keselamatan yang dikeluarkan ESDM dan standar PLN," kata Zainal Arifin, Executive Vice President Engineering and Technology PLN dalam webminar internasional 'Safer Electric Vehicle'.

Berdasarkan peta jalan yang dibuat PLN, jumlah SPKLU di Indonesia akan mencapai lebih dari 2.400 unit pada 2025.

Berikut daftar stasiun pengecasan kendaraan listrik di Indonesia:

Sumatera: 3 Unit di 3 Lokasi

1. GOR Jakabaring
2. Hyundai Palembang
3. Rest Area Bakauheni - Terbanggi Kayu Agung KM20

Banten: 15 Unit di 12 Lokasi

- PLN UID Banten (3 lokasi - 6 unit)
- BPPT
- Angkasa Pura II
- Mitsubishi (2 lokasi - 2 unit)
- Hyundai (5 lokasi - 5 unit)

Jawa Barat: 18 Unit di 18 Lokasi

- PLN UID Jawa BArat
- BPPT/LEN
- Ruas tol Jakarta - Surabaya (2 lokasi, 2 unit)
- Hyundai (18 lokasi, 18 unit)

Jakarta: 70 unit di 50 lokasi

- PLN Kantor Pusat
- PLN UID Jaya (3 lokasi, 6 unit)
- BPPT
- Pertamina (4 lokasi, 5 unit)
- Blue Bird (1 lokasi, 15 unit)
- Shell Indonesia (2 lokasi, 2 unit)
- Mitsubishi (12 lokasi, 13 unit)
- Hyundai (21 lokasi, 21 unit)
- Mercedez-Benz
- BMW (2 lokasi, 2 unit)
- Medco
- Starvo (1 lokasi, 2 unit)

Jawa Tengah dan DIY: 13 unit di 13 lokasi

- PLN UID Jateng-DIY
- Ruas tol Jakarta-Surabaya (4 lokasi, 4 unit)
- Hyundai (8 lokasi, 8 unit)

Jawa Timur, Bali, dan NTB: 23 unit di 18 lokasi

- PLN UID Jawa Timur
- PJB (1 lokasi, 2 unit)
- PLN UID Bali (1 lokasi, 3 unit)
- PLN-Jasa Marga Bali (1 lokasi, 3 unit)
- PLN UIW NTB
- Mitsubishi Bali (2 lokasi, 2 unit)
- Hyundai Jatim (10 lokasi, 10 unit)
- Hyundai Bali

Sulawesi

- PLN Mattoangin

Maluku

- PLN Ambon Kota

(fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK