Tiktok Uji Coba Fitur Stories Macam Instagram

CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 15:44 WIB
Tiktok dilaporkan tengah menguji coba fitur gambar video hilang 24 jam macam Stories Instagram. Ilustrasi. Tiktok dilaporkan tengah menguji coba fitur gambar video hilang 24 jam macam Stories Instagram.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Media sosial berbagi video pendek, TikTok dilaporkan tengah melakukan uji coba fitur mirip Stories di Instagram

Dengan munculnya fitur ini, Rabu (5/8), TikTok tak mau ketinggalan dengan platform media sosial lain, yang kerap menyertai fitur pertama kali dipopulerkan Snapchat itu.

Kabar uji coba diungkap oleh pendiri Geekout, Matt Navarro pada Rabu (4/8) malam lewat akun Twitternya.



Hal ini lantas diamini oleh juru bicara TikTok.

Fitur Stories, memungkinkan pengguna mengunggah konten berlaku 24 jam setelah diposting.

Sebelumnya, TikTok merupakan satu-satunya media sosial yang tidak memiliki fitur tersebut.
Tapi dengan penambahan fitur baru ini, membuat Tiktok menjadi serupa dengan berbagai media sosial lain seperti di Facebook, Pinterest, LinkedIn, dan Instagram.

Menurut tangkapan layar yang diposting oleh Navarro, fitur TikTok dengan nama Stories berada di slide-over sidebar yang baru ditambahkan, tempat di mana Anda dapat melihat cerita dari akun yang diikuti.

Dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada Variety, juru bicara perusahaan dimiliki oleh raksasa internet China ByteDance, mengkonfirmasi bahwa uji coba fitur tersebut sudah berlangsung di sejumlah negara di luar AS.

"Kami selalu memikirkan cara baru untuk membawa nilai bagi komunitas kami dan memperkaya pengalaman TikTok," kata juru bicara tersebut seperti dikutip Gizmodo.

Lebih lanjut juru bicara mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah bereksperimen dengan cara memberikan format tambahan kepada pembuat konten untuk mewujudkan ide kreatif pengguna di komunitas TikTok.

Berita itu muncul hanya satu hari setelah YouTube meluncurkan format konten video pendek serupa TikTok, Shorts, yang rencananya akan memberi insentif kepada pembuat konten untuk berpartisipasi dengan menawarkan kepada pengguna yang memenuhi syarat hingga US$10 ribu atau senilai Rp140jutaan (kurs Rp14.357) per bulan.

Dikutip The Verge, kabar bahwa Tiktok akan bereksperiman dengan Stories bukanlah hal mengejutkan. Fitur itu menjadi salah satu daya tarik pengguna di media sosial, untuk mengikat para pengguna agar terus memproduksi konten lewat platform itu. 

Namun demikian, fitur Stories tidak melulu membuahkan hasil. Belum lama Twitter menghilangkan fitur serupa Stories dengan nama Fleets, lantaran sepi pengguna. Padahal Fleets baru saja meluncur beberapa bulan.

(can/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK