Masalah Baterai, GM Recall Mobil Listrik Bolt EV

CNN Indonesia
Minggu, 22 Agu 2021 21:26 WIB
Recall Chevrolet Bolt dilakukan setelah perusahaan mendapati cacat produksi pada sel baterai listrik mobil tersebut. Recall Chevrolet Bolt di Amerika Serikat karena kerusakan pada sel baterai. (Foto: KAREN BLEIER / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

General Motors (GM) melakukan recall atau menarik ribuan mobil listrik Bolt EVs dari konsumen. Penarikan ini diperkirakan akan menelan biaya tambahan hingga US$1 miliar atau setara Rp14,4 triliun setelah sebelumnya mengeluarkan dana recall tahap awal sebesar Rp11 triliun.

Recall Chevrolet Bolt dilakukan setelah perusahaan mendapati cacat produksi pada sel baterai listrik mobil tersebut.

"Cacat produksi telah ditemukan di sebagian sel baterai listrik yang diproduksi di fasilitas LG manufacturing di luar pabrik Ochang, Korea" kata GM dalam rilis resmi terbaru mengutip AFP, Minggu (22/8).

GM dan LG akan berusaha untuk memperbaiki kerusakan pada kendaraan. Dalam waktu dekat GM akan berkomitmen dengan LG untuk menanggung biaya kerusakan ini dan tidak membebani konsumen.

Kali ini GM menarik 73 ribu kendaraan listriknya di Amerika Serikat dan Kanada. Penarikan dilakukan terhadap kendaraan dari model 2019-2022, setelah sebelumnya model 2017-2019 diumumkan akan ditarik dari pasaran.

"Fokus kami adalah keselamatan dan melakukan yang terbaik bagi pelanggan kami sesuai dengan keputusan yang kami buat di GM" ujar Wakil Presiden Eksekutif GM Doug Parks.

Walaupun penarikan diumumkan setelah bursa saham ditutup pada Jumat (20/8), saham General Motors justru mengalami kenaikan hingga 2,2 persen ke level US$47,73.

Sebelumnya dikabarkan sejumlah kendaraan listrik GM Chevrolet Bolt EVs mengalami kebakaran pada bagian baterai listriknya.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat bahkan mengimbau pemilik kendaraan tersebut untuk memarkirkan kendaraannya di luar rumah, dikutip CNN (22/8).

Chevrolet Bolt EVs merupakan satu-satunya kendaraan listrik GM yang laris terjual di Amerika Serikat. Walau jumlahnya tidak sampai dua persen dari produksi mobil keseluruhan, GM tetap berkomitmen untuk memproduksi kendaraan bebas emisi pada 2035.

(fry/mik)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER