Kenali Beda TV Digital dan Layanan Streaming Video

Tim | CNN Indonesia
Senin, 23 Agu 2021 16:15 WIB
TV digital berbeda dengan layanan streaming video. Berikut beda TV digital dan layanan streaming. Ilustrasi. Beda TV digital dan layanan streaming video terletak pada dua hal. (iStockphoto/simpson33)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Indonesia tengah melaksanakan migrasi siaran televisi teresterial dari analog ke digital atau analog switch off (ASO).

Namun, hingga saat ini, masih banyak orang menyamakan siaran TV digital dengan layanan streaming video yang banyak tersedia saat ini. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda.

Lantas, apa beda TV digital dengan layanan streaming video?

TV digital sendiri merupakan siaran yang menggunakan frekuensi radio VHF/UHF layaknya siaran analog, namun dengan format konten yang digital. Tak seperti analog yang kualitasnya gambarnya akan memburuk saat posisi semakin jauh dari pemancar, TV digital menjanjikan gambar dan suara yang tetap jernih.

Salah satu ciri utama TV digital adalah penggunaan sistem pemancar DVB-T/T2 yang di dalamnya merupakan pengembangan dari standar digital DVB-T.

Beda TV Digital dengan Layanan Streaming Video

Young Man in Glasses is Sitting on a Sofa and Watching TV with Live News. It's Evening and Room at Home Has Working Lamps.Ilustrasi. Beda TV digital dengan layanan streaming hanya terletak pada dua hal. (iStockphoto/gorodenkoff)

Sama-sama menggunakan teknologi termutakhir, banyak orang sulit membedakan TV digital dan layanan streaming video. Beberapa bahkan menganggap keduanya sama.

Beda TV digital dan layanan streaming video salah satunya terletak pada sistem berlangganan. Layanan streaming pada umumnya mengenakan biaya tertentu untuk berlangganan, tapi tidak dengan TV digital.

"Siaran televisi digital ini bebas bayar," ujar Direktur Penyiaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Geryantika Kurnia, mengutip laman Kemenkominfo.

Perbedaan kedua terletak dari penggunaan internet yang dibutuhkan untuk mengakses layanan streaming. TV digital sama sekali tak memerlukan akses internet atau harus menggunakan televisi pintar yang tersambung ke internet.

Siaran TV digital merupakan siaran terestrial yang biasa dilihat sehari-hari yang menggunakan frekuensi digital. Televisi model lama masih bisa digunakan untuk menangkap siaran TV digital jika disambungkan ke perangkat set top box.

Set top box dipasang untuk menghubungkan pesawat telebisi dengan antena UHF. Set top box bertugas untuk mengubah transmisi dari siaran analog ke digital.

Ciri-ciri TV Digital

Group of people watching multiple TV sets at the same time. This is entirely 3D generated image.Ilustrasi. Salah satu beda TV digital dengan layanan streaming bisa dilihat dari segi penggunaan koneksi internet. (istockphoto/gremlin)

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut beberapa ciri TV digital yang perlu Anda ketahui.

1. Memiliki set top box

Berbeda dengan TV kabel, set top box pada TV digital hanya digunakan sebagai perangkat tambahan untuk TV analog. Nantinya, secara otomatis, set top box bisa menerima siaran TV digital.

2. Memiliki pemancar DVB-T/T-2

Dengan adanya chip DVB-T/T2, maka pesawat televisi bisa menangkap dan menerjemahkan sinyal TV digital menjadi gambar dan suara di televisi.

Anda bisa mengecek apakah televisi yang Anda miliki telah dilengkapi dengan chip DVB-T2 dengan melihat spesifikasinya.

3. Kualitas suara dan gambar lebih baik

Kualitas suara dan gambar dipastikan lebih baik dari TV analog karena pancaran sinyal digital yang relatif stabil.

Meski beda TV digital dan layanan streaming video tak terlalu kentara, tetap saja keduanya adalah hal yang berbeda.

(din/asr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER