Isu Kebakaran, GM Imbau Mobil Listrik Parkir Jauhi Mobil Lain

CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 14:21 WIB
Mobil listrik Chevrolet Bolt saat ini statusnya recall karena sudah terjadi 12 insiden kebakaran yang bersumber dari baterai. Chevrolet Bolt EV. (chevrolet.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

General Motors (GM) diketahui mengimbau konsumen mobil listrik Chevrolet Bolt agar memosisikan parkir mobil ini setidaknya 15 meter dari mobil lain. Imbauan ini merupakan salah satu tindakan pencegahan atas potensi kebakaran Bolt.

GM telah melakukan recall pada seluruh unit Bolt yang jumlahnya lebih dari 141 ribu unit di Amerika Serikat setelah terjadi berbagai insiden baterai terbakar. GM dan pemasok baterai LG Energy Solution sedang bekerja menyelidiki penyebab kebakaran.

"Dalam upaya untuk mengurangi potensi kerusakan pada struktur dan kendaraan di dekatnya jika terjadi potensi kebakaran yang jarang terjadi, kami merekomendasikan parkir di lantai atas atau di dek terbuka dan parkir 50 kaki [15 meter] atau lebih dari kendaraan lain," kata Juru Bicara GM Dan Flores dalam sebuah pernyataan mengutip Detroit News, Kamis (16/9).


"Selain itu, kami masih meminta Anda untuk tidak meninggalkan kendaraan Anda tanpa pengawasan, bahkan jika Anda menggunakan stasiun pengisian daya di parkiran," sambung dia.

Bloomberg yang pertama kali melaporkan imbauan GM ini kepada pelanggan. Sebelumnya GM juga telah mengatakan kepada pemilik Bolt agar hanya mengisi baterai hingga 90 persen dan memarkirkan mobilnya di luar rumah.

GM juga telah mengonfirmasi 12 kebakaran baterai Bolt, atau naik dari 10 kejadian ketika melakukan recall bulan lalu.

"Kami mengetahui 12 kebakaran baterai yang dikonfirmasi GM yang telah diselidiki dan melibatkan kendaraan Bolt EV pada populasi penarikan sebelumnya dan baru. Ada tiga laporan cedera," kata Flores.

Saat ini GM menghentikan produksi Bolt sampai merasa yakin atas keamanan baterai buatan LG.

GM mengatakan kebakaran baterai disebabkan dua cacat manufaktur yang dikatakan langka, yakni kerusakan pada tab anoda dan pemisah sel baterai. Sel baterai ini dibuat di dua fasilitas LG.

"Kami masih bekerja dengan LG sepanjang waktu untuk menyelesaikan masalah ini," kata Flores.

Presiden LG Energy Solution Denise Gray tidak berkomentar banyak dan menyebut perusahaan masih mencari solusi atas kasus itu.

"Saat ini tim kami bekerja sangat keras bersama untuk mengatasi semua ini dan saya yakin di lain waktu, saat informasi tersebut keluar, mereka akan memastikan bahwa informasi itu tersedia untuk Anda," ucap Gray.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK