Fakta Unik Nobel Sekeluarga Dapat Hadiah hingga Studi Palsu

CNN Indonesia
Sabtu, 09 Oct 2021 09:22 WIB
Sejumlah fakta unik dan lucu seputar pemberian hadiah Nobel, mulai dari sekeluarga dapat hadiah hingga studi palsu. Sejumlah fakta unik dan lucu seputar pemberian hadiah Nobel, mulai dari sekeluarga dapat hadiah hingga studi palsu. (ProtoplasmaKid/Wikimedia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hadiah Nobel merupakan penghargaan bergengsi untuk ilmuwan bidang Fisika, Kimia, Medis, Sastra, Perdamaian, dan Ilmu Ekonomi.

Dalam tahun-tahun penyelenggaraannya, hadiah nobel menyajikan fakta menarik dari mulai penerima hadiah berumur 17 tahun hingga keluarga yang hampir semua anggotanya dapat hadiah tersebut.

Pemberian hadiah Nobel dimulai pada tahun 1895 oleh Penemu dan Industrialis Swedia, Alfred Nobel. Ia menginstruksikan sebagian besar hartanya didonasikan sebagai hadiah untuk lima bidang (sebelum ilmu ekonomi ditambahkan pada 1969) dalam sebuah acara tahunan.


Nobel mengatakan hadiah tersebut harus diberikan 'kepada mereka yang pada tahun sebelumnya telah memberikan manfaat terbesar bagi umat manusia.

Dilansir dari Britannica, penganugerahan pertama hadiah Nobel dilangsungkan pada 10 Desember 1901, sekaligus mengenang lima tahun kematian Nobel.

Dalam rentang lebih dari seratus tahun penyelenggaraan acara ini, sejumlah fakta menarik mengiringi cerita para pemenang hadiah Nobel.

Pemenang termuda

Seorang aktivis pembela hak asasi manusia, Malala Yousafzai memenangkan hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2014. Saat memenangkan hadiah ini, Yousafzai hanya berumur 17 tahun dan tercatat sebagai pemenang hadiah Nobel termuda hingga saat ini.

Pemenang hadiah Nobel termuda berikutnya adalah Sir William Lawrence Bragg yang memenangkan Nobel bidang Fisika di umur 25 tahun pada 1915.

Pemenang Nobel turun temurun

Keluarga Curie mungkin bisa disebut sebagai keluarga Nobel. Pasalnya keluarga ini berhasil mengumpulkan hadiah Nobel terbanyak melalui anggota keluarganya.

Dilansir dari Brandeis, hadiah Nobel pertama didapatkan keluarga ini melalui Marie yang memenangkan Nobel Fisika pada 1903 bersama dengan suaminya, Pierre.

Kemudian Marie kembali mendapatkan hadiah Nobel pada 1911, namun pada bidang Kimia.

Hadiah Nobel ketiga yang diperoleh keluarga ini didapatkan oleh putri Marie, rène Joliot-Curie and husband Frédéric Joliot-Curie yang memenangkan Nobel Fisika pada 1935.

Selain itu, menantu Marie, Henry Richardson Labouisse menerima hadiah Nobel Perdamaian atas nama UNICEF pada 1965.

Bernilai sangat mahal

Medali hadiah Nobel merupakan emas 18 karat dengan berat hanya sekitar 150 gram dan diameter 66 sentimeter.

Namun beberapa medali yang telah terjual dihargai Rp7,5 hingga Rp15 miliar.

Bahkan pada tahun 2014, James Watson melelang medalinya dan berhasil dijual dengan harga $4,7 juta atau sekitar Rp67 miliar.

Studi Palsu hingga Gagal Jadi Kaya Usai Terima Hadiah Nobel

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER