Imbas Chip Langka: Xiaomi Naik Harga, Samsung-Oppo Bertahan

CNN Indonesia | Rabu, 13/10/2021 20:30 WIB
Produsen smartphone kesulitan untuk mendapatkan salah satu hal penting dalam perakitan ponselnya. Xiaomi naikkan harga jual ponsel imbas kelangkaan chip. (Foto: (dok. Xiaomi))
Jakarta, CNN Indonesia --

Xiaomi Indonesia terpaksa menaikkan harga jual smartphone untuk empat tipe berbeda sebagai imbas dari kelangkaan komponen chip yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Produsen smartphone kesulitan untuk mendapatkan salah satu hal penting dalam perakitan ponselnya. Informasi kenaikan harga tersebut disampaikan langsung Xiaomi Indonesia melalui media sosial Instagram pada dua hari lalu.

"Jadi seperti yang mungkin kalian sudah tahu, kondisi industri smartphone dunia saat ini tengah dihadapkan oleh kelangkaan komponen yang mengakibatkan kenaikan harga. Hal ini mengakibatkan beberapa produk kami juga terkena dampak tersebut."


"Maka dari itu, dengan berat hati, kami harus melakukan penyeuaian harga sebesar Rp100 ribu kepada empat produk kami," tulis Xiaomi melalui pernyataan resminya.

Empat produk yang mengalami kenaikan harga terjadi pada ponsel Xiaomi tipe 9A yang dijual mulai harga Rp1.299.000. Untuk Redmi 9C dibanderol mulai Rp1.499.00, POCO M3 Pro 5G dihargai mulai Rp2.699.000 serta Redmi Note 10 5G mulai dari harga Rp2.799.000.

Kenaikan harga tersebut telah berlaku efektif mulai kemarin atau 12 Oktober 2021. Kemungkinan besar beberapa produsen smartphone lain juga bakal mengikuti jejak Xiaomi untuk melakukan penyesuaian harga terkait kelangkaan chip tersebut.

Beda halnya dengan Xiaomi, alih-alih menaikkan harga OPPO justru melakukan koreksi harga di beberapa unit smartphone-nya. Bahkan, OPPO Indonesia justru belum berencana untuk menaikkan harga jual ponselnya.

"Tapi cenderung promo dan kasih cashback. Sampai saat ini sih belum ada rencana kenaikan harga dari ponsel itu sendiri ya, karena emang ketika terjadi kelangkaan chipset kemarin, kami dari OPPO justru menjalin kesepahaman dengan produsen prosesor untuk menjaga rantai supply ke OPPO," ucap Aryo Meidianto, PR Manager OPPO Indonesia melalui pesan singkatnya kepada CNNIndonesia.com.

Aryo menjelaskan untuk di smartphone kelangkaan chipset justru terjadi pada ponsel 4G. Sebab itu, diakuinya banyak produsen yang menempuh cara dengan mengadaptasi beberapa chip ponsel dari beberapa produsen yang memang tidak banyak digunakan oleh vendor ponsel seperti Qualcomm dan Mediatek.

"Tapi OPPO agaknya belum memiliki masalah disitu untuk menjaga kelangkaan ini. Lebih kepada memastikan kesepahaman bersama dalam jangka panjang untuk para produsen terus dapat menyuplai chip prosesor itu ke OPPO. Mungkin ya produsen berani karena memang kebutuhan kami yang besar," imbuhnya.

Begitu juga halnya dengan vivo yang mengaku masih dapat memenuhi kebutuhan chip untuk produksi ponselnya sampai saat ini. Hal itu ditegaskan Edy Kusuma selaku Senior Brand Director vivo Indonesia.

"Saat ini, kebutuhan dalam negeri untuk berbagai seri smartphone vivo masih dapat kami penuhi, dan tidak ada kendala dalam aktivitas produksi. Kami juga berupaya untuk tetap memberikan harga terbaik bagi konsumen," tegas Edy.

Daftar Ponsel yang Tahan Harga

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK