Ilmuwan Prediksi Pisau Kayu Bisa Lebih Tajam dari Pisau Baja

ttf | CNN Indonesia
Minggu, 24 Oct 2021 16:36 WIB
Sejumlah ilmuwan tengah mengkaji pisau kayu sebagai alternatif masa depan untuk alat masak dan makan, menggantikan pisau baja. Sejumlah ilmuwan tengah mengkaji pisau kayu sebagai alternatif masa depan untuk alat masak dan makan, menggantikan pisau baja. (Foto: iStockphoto/g-stockstudio)
Jakarta, CNN Indonesia --

Peneliti mengungkap fakta bahwa pisau kayu bisa lebih tajam dari pisau baja. Bahkan tingkat ketajamannya bisa sampai tiga kali lipat.

Dilansir CNet, peneliti tersebut mengaku sudah cukup banyak mengunjungi pameran dan festival kuliner untuk mengetahui ketajaman pisau kayu dan garpu sebagai peralatan makan yang digunakan untuk memotong makanan.

Sebenarnya, plastik pernah digadang sebagai alternatif alat masak dan makan, namun keberadaan plastik tidak bagus untuk lingkungan. Bahkan, sempat ada terobosan dengan membuat pisau dari kotoran manusia yang dibekukan.


Standar pisau biasanya dibuat dengan bahan dasar dari baja atau keramik.

Namun, sebuah studi baru yang terbit di jurnal Matter pada 20 Oktober lalu, seorang ilmuwan meterial menggambarkan kreasi terbaru mereka dengan membuat 'Pisau Kayu yang dikeraskan' yang disebut bisa tiga kali lebih tajam dari pisau baja.

Pisau kayu disebut bisa dengan mudah memotong daging steak dengan tingkat kematangan sedang. Menurut Teng Li, seorang ilmuwan material dari University of Maryland pisau kayu tersebut bahkan bisa digunakan berkali-kali.

"Di dapur, kami memiliki banyak potongan kayu yang telah kami gunakan untuk waktu yang sangat lama, seperti talenan, sumpit, atau penggulung. Pisau ini [kayu] juga dapat digunakan berkali-kali jika Anda terus mengasahnya dan melakukan perawatan rutin," kata Teng Li dalam sebuah pernyataan.

Menjadikan kayu sebagai bahan dasar pembuatan peralatan makan bukanlah hal yang baru.

Tetapi, Teng Li dan timnya mencoba mengembangkan dua metode untuk lebih mengeraskan pisau kayu sampai 23 kali lipat, dengan memastikan kayu tersebut punya tingkat selulosa yang lebih tinggi.

Biasanya kayu hanya mengandung sekitar 50 persen selulosa yang memberikan beberapa integritas struktural dan molekul yang lebih lemah.

Teng Li dan timnya mampu menghilangkan komponen yang lebih lemah tetapi bisa mempertahankan selulosa, dengan cara melapisi kayu dengan minyak mineral.

Hal tersebut membantu melindungi ketajaman pisau saat digunakan dan ketika dicuci.

Tim Li juga memeriksa pisau kayu tersebut dengan menggunakan mikroskop resolusi tinggi untuk menentukan mengapa pisau itu bisa mempertahankan kekuatannya.

Pada akhirnya, mereka menemukan proses dua langkah yang digunakan untuk mencegah kecacatan.

"Kekuatan sepotong material sangat sensitif terhadap ukuran dan cacat pada kepadatan isi, seperti rongga, saluran, atau lubang," sebut Teng Li.

Fungsi pisau dari kayu yang bisa sangat tajam memang sangat mengesankan, tetapi lebih dari itu proses pembuatannya juga jauh lebih penting.

Nantinya, pisau kayu bisa menjadi alternatif baru dengan biaya rendah yang berpotensi untuk menggantikan peralatan makan dari plastik.

Tak hanya pisau kayu, Tim Teng Li juga mengembangkan kreasi mereka dengan membuat paku dari kayu. Hasilnya menunjukkan bahwa paku tersebut bisa setajam paku baja konvensional.

(ttf/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER