Jakarta, CNN Indonesia -- Pabrikan ponsel asal China, Realme berambisi untuk mengambil titel ponsel nomor satu di Indonesia dalam dua tahun ke depan.
Presiden Unit Bisnis Internasional Realme, Madhav Sheth mengatakan perusahaannya itu kini telah memiliki 100 juta pengguna secara global.
Madhav bahkan mengklaim Realme bahkan menjadi brand smartphone dengan raihan pengguna paling cepat meluas di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia adalah pasar terbesar kedua untuk realme, dan bahkan pasar terbesar bagi kami di SEA. Kami berada di antara lima teratas saat ini, dan kami ingin menjadi nomor satu dalam dua tahun ke depan," kata Madhav dalam wawancara eksklusif dengan CNNindonesia.com beberapa waktu lalu.
Realme merupakan pabrikan ponsel yang terbilang sangat muda dibanding dengan kompetitornya yang lain. Memulai sebagai perusahaan yang menyasar pasar dengan harga kompetitif, Realme cukup berhasil 'mengambil hati' industri ponsel Indonesia dalam tiga tahun terakhir,
Saat ini, Realme berada di urutan keenam secara global, dan berada pada posisi lima di pasar Indonesia.
"Kami bertujuan untuk menyediakan ekosistem produk kepada orang yang tepat dengan harga dan waktu yang tepat," ucap Madhav.
Sebagai upaya tambahan untuk mewujudkan hal tersebut, Realme yang beroperasi di beberapa kota di Indonesia menyebut pihaknya selalu mengumpulkan umpan balik dari konsumen agar produk yang mereka buat bisa ditingkatkan menjadi lebih baik.
Soal pencapaian 100 juta pengguna dalam tiga tahun terakhir, Madhav mengatakan sekitar 50 juta di antaranya diraih dalam rentang waktu delapan bulan. Menurutnya, itu waktu yang sangat cepat.
"Kecepatan, kegesitan, dan eksekusi dari tim kami telah menjadi pencapaian terbesar bagi kami," ujar Madhav.
Kecepatan ini disebut akan dilanjutkan sebagai langkah mewujudkan visi Realme secara global dalam beberapa tahun ke depan.
"Visi kami untuk 3 tahun ke depan, seperti yang dikatakan Sky Li, kami menargetkan strategi menggandakan 100 juta. Pada akhir tahun 2024 kami bertujuan untuk mencapai 300 juta pengguna secara global; 100 Juta untuk 2023 dan 100 juta lagi di 2024," tutur Madhav.
Senjata Realme bisa menarik hati pasar ponsel Indonesia dapat dibaca di halaman berikutnya >>>
Senjata Realme Menarik Hati Pasar Ponsel Indonesia
Foto: (dok. Realme)
Meski memulai dari pasar ponsel dengan harga kompetitif, Madhav menyebut tak pernah menjadikan harga sebagai senjatanya.
Menurutnya, Realme yakin dengan "memberikan produk yang tepat di harga yang tepat".
Saat ini, Realme sendiri memiliki tiga segmen ponsel, yakni seri C untuk pasar entry-level, seri nomor untuk pasar mid-range, dan seri GT untuk pasar premium.
Kehadiran ponsel mereka di setiap lini menjadi salah satu senjata Realme untuk mewujudkan visinya.
"Industri ini selalu tentang memberikan produk yang tepat, bukan tentang menjual logo. Industri ini tidak pernah bekerja pada strategi pemasaran, tetapi bekerja dengan strategi produk terlebih dahulu," ujar Madhav.
"Orang tidak hanya membeli merk karena mereka mempercayainya, tetapi mereka membeli produk yang membuat kehidupan sehari-hari mereka lebih mudah," tambahnya.
Selain ponsel, Realme juga cukup yakin produk wearables miliknya seperti jam tangan, wireless earbuds, dan lain sebagainya dapat mengambil hati masyarakat Indonesia.
Madhav menjelaskan produk wearables Realme cukup variatif, sehingga pengguna dapat memiliki lebih banyak pilihan.
"Kami mencoba menghadirkan tidak hanya satu produk, tetapi kami menyediakan lebih banyak produk di berbagai segmen dalam produk teknologi yang lebih baik dengan harga yang terjangkau bagi konsumen," kata Madhav.