Asteroid Sebesar Bus Dekati Bumi Pekan Ini

ryh | CNN Indonesia
Senin, 03 Jan 2022 11:00 WIB
Badan Penerbangan dan Antariksa NASA melaporkan keberadaan asteroid seukuran bus akan mendekati Bumi pada pekan pertama Januari 2022. Ilustrasi. Badan Penerbangan dan Antariksa NASA melaporkan keberadaan asteroid seukuran bus akan mendekati Bumi pada pekan pertama Januari 2022. (Foto: iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Penerbangan dan Antariksa NASA melaporkan keberadaan asteroid seukuran bus akan mendekati Bumi pada pekan pertama Januari 2022.

Selain asteroid tersebut, badan antariksa tersebut juga menyatakan, pada bulan yang sama, ada dua asteroid lain menyusul akan melintas.

Peringatan asteroid dari NASA keluar jelang akhir 2021. Inverse dalam laporannya menyebut benda antariksa ini bernama asteroid 2014 YE15 dan memiliki diameter 42 kaki.


Dibandingkan dengan asteroid lain yang melewati Tata Surya secara teratur, asteroid ini masih dianggap kecil, tapi bukan berarti tidak berpotensi bahaya.

Bulan lalu, tiga asteroid besar telah melewati Bumi. Soal ukurannya, disebut sama dengan struktur tertinggi di dunia Burj Khalifa, Menara Eiffel Paris Prancis, dan hampir dua kali ukuran Piramida Agung Giza di Mesir.

Sementara itu, asteroid 2014 YE15 ini dikatakan bakal melintas paling dekat dengan Bumi pada 6 Januari, pada jarak 4.600.000 mil, yaitu sekitar 19 kali jarak antara Bumi dan Bulan yang berjarak 239.000 mil.

Asteroid ini juga yang mengelilingi Matahari di antara Bumi dan Merkurius.

Apakah Asteroid 2014 YE15 Berbahaya?

Melalui program Objek Dekat Bumi di NASA, badan antariksa ini mengumpulkan daftar asteroid yang melewati tata surya dan menganalisis peluang masing-masing asteroid bertabrakan dengan Bumi selama 100 tahun ke depan.

Menurut NASA, sebuah asteroid yang mendekat dalam jarak 4,6 juta mil dan lebih besar dari 150 meter dianggap sebagai objek berpotensi berbahaya.

Asteroid dengan ukuran seperti ini dapat menciptakan kehancuran besar jika menghantam Bumi. Sebagai informasi pada 1908, sebuah asteroid selebar 120 kaki menghantam atmosfer di atas Siberia dengan kecepatan sekitar 33.500 mil per jam dan meledak di langit.

EarthSky menambahkan bahwa insiden ini dikenal sebagai ledakan Tunguska yang memiliki kekuatan sebanding dengan 185 bom Hiroshima.Kala itu ledakan tersebut menghancurkan sekitar 80 juta pohon atau 2.150 km persegi.

NASA menyatakan ada dua asteroid lain yang perlu diketahui masyarakat. Pada 7 Januari, asteroid 2020 API yang memiliki ukuran sebanding dengan mobil akan mendekati Bumi.

Asteroid tersebut memiliki ukuran perkiraan 13 kaki atau lebih dari 3 meter, sedangkan pendekatan terdekat Bumi adalah 1.080.000 mil.

Di sisi lain, asteroid 2013 YD43 akan mendekati Bumi pada 11 Januari. Asteroid yang disebut memiliki ukuran perkiraan 340 kaki, dan sebanding dengan sebuah bangunan ini memiliki jarak pendekatan Bumi terdekatnya 3.480.000 mil, menurut laporan Itech Post.

(ryh/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER