5 Fakta Benua Zealandia yang Tersembunyi di Bawah Laut

CNN Indonesia
Rabu, 05 Jan 2022 20:14 WIB
Zealandia terpisah dari benua besar Gondwana antara 79 hingga 83 juta tahun yang lalu. Berikut fakta Benua Zealandia yang tersembunyi di bawah laut. Ilustrasi Benua Zealandia. (Foto: istockphoto/nazar_ab)
Jakarta, CNN Indonesia --

Benua Zealandia yang hilang dan tersembunyi di bawah laut memiliki sejumlah fakta menarik mulai dari ukurannya hingga hubungannya dengan benua besar Gondwana.

Zealandia terpisah dari benua besar Gondwana antara 79 hingga 83 juta tahun yang lalu. Berikut fakta Benua Zealandia yang tersembunyi di bawah laut.

1. Diberi status benua pada 2017

Zealandia mendapatkan status sebagai benua pada 2017. Zealandia diduga benar ada sejak 1919. Zealandia diberi status benua karena memenuhi sejumlah syarat. Pertama, Zealandia memiliki permukaan yang lebih tinggi di atas permukaan dasar laut.


Kemudian Zealandia juga mengandung berbagai batuan beku, sedimen, dan metamorf. Selain itu kerak benua Zealandia lebih tebal dan kurang padat dibandingkan kerak samudera. Dan berikutnya yang merupakan syarat paling jelas adalah Zealandia cukup besar untuk menyebut dirinya sebagai benua secara resmi.

2. Terendam 94 persen

Meski berstatus sebagai benua, 94 persen wilayah Zealandia berada di bawah air.

Benua ini memiliki kurang dari 7 persen daratan yang berada di atas laut, melipuyi area Selandia Baru, Kaledonia Baru, dan Piramida Ball, sebuah gunung berapi yang terbentuk 6,4 juta tahun yang lalu.

3. Pecahan dari benua besar Gondwana

Dilansir dari Interesting Engineering, Zealandia diperkirakan tenggelam ke samudera pada masa 60 hingga 85 juta tahun yang lalu, melepaskan dirinya dari benua besar Gondwana yang juga mencakup Australia.

4. Berukuran 4,9 juta kilometer persegi

Setelah terpisah dari benua besar Gondwana, Zealandia diam terendam di sebelah wilayah Australia dengan daratan seluas 4,9 juta kilometer.

Zealandia disebut menyimpan sejumlah besar deposit mineral, bahan bakar fosil, dan ladang gas alam. Untuk saat ini, sebagian besar sumber daya berada di bawah yurisdiksi Selandia Baru.

GNS Science, sebuah organisasi penelitian dan konsultasi geohazards yang dimiliki oleh pemerintah Selandia Baru berharap dapat mempromosikan Zealandia dengan serangkaian peta baru dan alat interaktif yang menampilkan benua yang hilang dengan detail yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Kami telah membuat peta ini untuk memberikan gambaran yang akurat, lengkap, dan terkini tentang geologi Selandia Baru dan wilayah Pasifik barat daya - lebih baik daripada yang kami miliki sebelumnya," Nick Mortimer, ahli geologi dan penulis utama dari peta, mengutip dari Live Science.

"Nilai mereka adalah bahwa mereka memberikan konteks baru untuk menjelaskan dan memahami pengaturan gunung berapi Selandia Baru, batas lempeng dan cekungan sedimen," tambahnya.

5. Berada di kedalaman 1.250 meter

Zealandia mendapatkan statusnya sebagai benua pada September 2017 setelah 32 ilmuwan dari 23 negara menghabiskan dua bulan ekspedisi menjelajahi wilayah tersebut.

Para peneliti kala itu melakukan pengeboran ke dasar samudera hingga kedalaman 1.250 meter di enam wilayah dan berhasil mengumpulkan 2.500 meter sample endapan.

(lnn/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER