Letusan Gunung Api Bawah Laut di Tonga Bikin Ahli Geologi Heran

CNN Indonesia
Minggu, 16 Jan 2022 13:30 WIB
Letusan gunung api bawah laut Tonga membuat para ahli terkejut. Sebelumnya, jarang ada peristiwa tsunami di Samudra Pasifik yang dipicu letusan gunung. Ilustrasi. Letusan gunung api bawah laut Tonga yang memicu tsunami membuat para ahli terkejut. (AP/Planet Labs PBC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Letusan gunung api bawah laut di negara kepulauan Tonga membuat para ahli terkejut. Sebelumnya, jarang ada peristiwa tsunami di kawasan Samudra Pasifik yang dipicu oleh letusan gunung api bawah laut.

Ahli geologi, Profesor David Tappin mengaku kaget dengan fenomena letusan gunung api bawah laut Tonga. Sepanjang 40 tahun kariernya mempelajari tsunami di kawasan Pasifik, Tappin mengaku belum pernah melihat letusan gunung api bawah laut di lokasi tersebut.

Tappin mengatakan bahwa tsunami memang kerap terjadi di kawasan Samudra Pasifik. Namun, jarang diantaranya yang dipicu oleh letusan gunung berapi.


"Padahal Tonga dan daerah Pasifik itu, kita tahu ada tsunami [di kawasan Samudra Pasifik], belum ada peristiwa dari letusan gunung berapi dan letusan eksplosif sebelumnya. Jadi, ini adalah kejutan besar," jelas Tappin, melansir AFP.

Gunung api bawah laut yang memicu tsunami di Tonga itu bernama Hunga Tonga-Hunga Ha'apai yang masih aktif hingga saat ini. Menurut catatan sejarah, gunung itu telah aktif sejak 1912 silam, namun letusannya cukup tenang. Gunung ini juga disebut terakhir kali aktif pada 2014 lalu.

Namun, pada Desember 2021 lalu, aktivitas gunung api bawah laut tersebut ditemukan meningkat dan meletus pertama kali pada Jumat (14/1).

"Tapi, apa yang kami alami di sini, sudah menggelegak sejak akhir tahun lalu, dan sekitar jam 5 tadi malam, Sabtu (15/1), ada letusan besar yang luar biasa ditangkap pada citra satelit," ujar Tappin.

"Sekarang kita tahu, gunung berapi bisa memicu tsunami," lanjut Tappin.

Kejadian serupa sebelumnya pernah terjadi di Indonesia pada 1882 silam. Tappin menjelaskan, kala itu, Gunung Krakatau meletus dan menewaskan 36 ribu korban jiwa.

Kendati demikian, bagi Tappin, kejadian letusan gunung api bawah laut di Tonga masih sangat luar biasa.

A spectator records waves on her mobile phone, as a lifeguard truck patrols beaches closed after a tsunami advisory was issued following an underwater volcano eruption over 8500 km (around 5300 miles) away in Seal Beach, California, U.S., January 15, 2022. REUTERS/Bing GuanIlustrasi. Letusan gunung api bawah laut yang memicu tsunami di Tonga membuat para ahli terkejut. (REUTERS/BING GUAN)

Sebagaimana diketahui, gelombang tsunami menghantam Tonga, negara kepulauan di kawasan Samudera Pasifik. Tsunami terjadi akibat letusan gunung api bawah laut pada Sabtu (15/1).

Dikutip dari NZ Herald, rekaman video menunjukkan gelombang menyapu rumah, properti, hingga gereja di Tonga.

Gelombang yang dipicu oleh gunung berapi ini juga membanjiri Nuku'alofa, halaman Istana, tepi laut, dan jalan utama.

Sebelum meletus, gunung api bawah laut tersebut juga sempat dilakukan mengeluarkan abu, uap, dan gas yang menyembur hingga 17 kilometer ke udara. Abu vulkanik pun dilaporkan mencapai Nuku'alofa, ibu kota Tonga.

(fby/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER