REVIEW PRODUK

Review Realme 9 Pro+: Cocok untuk Hunting Foto Malam Hari

CNN Indonesia
Kamis, 07 Apr 2022 10:56 WIB
Review Realme 9 Pro+: Cocok untuk Hunting Foto Malam Hari
realme 9 Pro+. )Foto: CNN Indonesia/ Loamy Noprizal)

Audio

Realme 9 Pro+ dibekali dengan audio stereo yang terdapat pada bagian bawah dan atas ponsel. Kemampuan audio pada ponsel ini juga didukung oleh Dolby Atmos yang memungkinkan pengguna mengganti profil audio dalam delapan pilihan.

Empat pilihan profil audio disesuaikan dengan lingkungan pengguna yang terdiri dari lingkungan indoor, luar ruangan, saat di transportasi publik, atau saat di pesawat terbang.

Selain itu, ada juga empat pilihan yang disesuaikan dengan aktivitas pengguna, seperti menonton film, mendengarkan musik, dan bermain game. Kemudian ada juga mode smart yang memungkinkan profil suara berubah secara otomatis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari segi kualitas, suara yang dihasilkan realme 9 Pro+ baik dalam bermain game, menonton film, maupun mendengarkan musik sudah cukup baik di kelasnya.

Selain stereo audio, realme juga memberikan x-axis linear motor untuk memberikan pengalaman pengguna kelas flagship.

Performa

Salah satu hal utama yang perlu mendapat perhatian dari sebuah ponsel tentu saja performanya. Untuk mendukung performa tersebut, realme 9 Pro+ dibekali chipset MediaTek Dimensity 920 5G dengan fabrikasi 6nm. Kemudian pada bagian GPU, ponsel ini dibekali dengan Mali-G68 yang diklaim memiliki performa 9 persen lebih cepat dari pendahulunya.

Perangkat yang kami uji memiliki RAM 8GB LPDDR4x dengan kapasitas penyimpanan internal UFS 2.2 128GB.

Dalam pengujian performa, kami melakukannya dalam dua mode, yakni mode normal dan mode high performance untuk melihat seberapa signifikan mode high performance dapat membantu kinerja ponsel.

Antutu Benchmark v9.3.5

Normal: 412.854

High perfomance: 468.739

Geekbench 5

Normal: 2687

High performance: 2877

Dengan angka-angka tersebut, pengujian ketika bermain game Mobile Legends membuat saya dapat mencapai grafik tingkat ultra dan frame rate high. Dalam pengaturan ini, game berjalan normal dan tanpa gangguan.

Ketika digunakan bermain game yang lebih berat seperti Genshin Impact, ponsel dapat beroperasi dengan frame rate 30 hingga 40 fps. Dalam beberapa skenario pertarungan, frame rate sesekali dapat turun ke angka di bawah 30.

Selain itu, ketika memainkan game Genshin Impact terasa peningkatan suhu yang cukup signifikan. Namun peningkatan suhu ini masih rasanya masih dapat ditoleransi, mengingat game ini memang sangat berat.

Kehadiran sistem pendingin vapor chamber cooling system pada realme 9 Pro+ sepertinya cukup membantu menanggulangi permasalahan suhu ini.

Lebih lanjut, dalam multitasking, realme 9 Pro+ dapat melakukannya dengan cukup baik. Hal ini kemungkinan besar berkat kehadiran virtual RAM yang dapat ditingkatkan hingga 5GB.

Baca ke halaman selanjutnya --->>>



[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Realme menghadirkan smartphone dengan fitur flagship dalam sebuah ponsel kelas mid-range, yaitu realme 9 Pro dan 9 Pro+.

Varian Pro+ 8/128GB warna sunrise blue yang kali ini saya uji coba merupakan ponsel yang diklaim menyuguhkan keunggulan kamera, desain, performa, plus dukungan 5G. Sebagai ponsel mid-range yang ingin memberikan pengalaman kelas flagship, realme 9 pro+ dibekali sederet fitur yang dapat memanjakan penggunanya.

realme 9 Pro+ hadir dengan jargon "Capture The Light" yang menonjolkan kemampuan kameranya. Meski kamera menjadi elemen paling menonjol dari ponsel ini, namun sejumlah fitur dan kemampuan yang ditawarkan ponsel ini juga perlu mendapat perhatian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk diketahui, 9 Pro hadir dalam dua pilihan RAM dan memori internal, yakni 8/128GB dan 8/256GB.

One stop in

Hal pertama saya lakukan ketika menggenggam boks ponsel ini tentu saja melihat apa saja yang ada di paket penjualan realme 9 Pro+. Dalam paket penjualan terdapat unit ponsel realme 9 Pro+ yang telah diberikan pelindung layar atau screen protector bawaan.

Pelindung layar tampak dapat melindungi goresan-goresan ringan yang tidak terlalu dalam, sehingga pelindung layar ini cukup dapat melindungi masa-masa penggunaan awal. Namun, saya menyarankan untuk mengganti screen protector jika pengguna ingin memberi perlindungan lebih.

Kemudian dalam paket penjualan terdapat kabel charger USB to type C beserta adapter charger 65W. Saat ini adapter charger menjadi salah satu barang mewah dalam paket penjualan. Namun, alih-alih mengikuti tren tersebut, realme 9 Pro+ menghadirkan adapter yang bisa mengisi daya dengan cepat.

Meski demikian, adapter charger yang diberikan ukurannya cukup besar dan agak kurang praktis ketika dibawa.

realme 9 Pro+ juga memberikan case protector dalam paket penjualan. Sayangnya, case yang diberikan berwarna gelap, sehingga menutupi warna biru cantik ponsel ini.

Selain itu, terdapat sim tray ejector dan sejumlah dokumen dalam paket penjualan.

Baca ke halaman selanjutnya --->>>

Tampilan dan Layar Realme 9 Pro+

realme 9 Pro + ponsel Android Rp4 jutaan. (Foto: CNN Indonesia/ Loamy Noprizal)

Tampilan

Jika umumnya melihat sesuatu dimulai dari depan, hal sebaliknya berlaku untuk realme 9 Pro+. Pasalnya, bagian belakang ponsel ini sangat menarik perhatian.

Warna biru muda dan elemen berkilau efek glitter pada bagian belakang ponsel ini sangat mencolok. Kemudian dengan desain yang disebut sebagai "Light Shift Design" membuatnya semakin menarik.

Desain tersebut dapat membuat bagian belakang realme 9 Pro+ berubah warna menjadi kemerahan jika mendapat paparan sinar Matahari atau sinar ultraviolet selama sekitar tiga detik. Ketika tidak mendapat paparan sinar Matahari, ponsel ini akan kembali ke warna asalnya dalam rentang waktu tiga hingga lima menit.

Di bagian ini juga terdapat tiga kamera yang terdiri dari kamera utama, kamera ultra wide, dan kamera makro.

Pada bagian depan, terdapat sebuah kamera dengan desain punch hole pada sisi kiri atas layar. Layar realme 9 Pro+ juga memiliki bezel yang cukup tipis dengan rasio layar terhadap bodi 90,8 persen.

Pada bagian samping kanan, terdapat tombol power yang jika ditekan selama setengah detik akan mengarahkan pengguna ke Google Assistant, dan jika ditekan tiga detik akan mengarahkan pengguna ke menu Power Off.

Kemudian pada bagian kiri terdapat tombol volume ebserta sim tray yang dapat memuat dua nano SIM, yang salah satunya dapat difungsikan sebagai slot MicroSD.

Pada bagian atas ponsel ini terdapat mikrofon dan speaker. Lalu pada bagian bawah, terdapat speaker, port USB Type C, mikrofon, dan port earphone 3,5 milimeter.

Realme 9 Pro+ menjadi ponsel paling tipis di antara ponsel-ponsel seri angka realme dengan tebal hanya 7,99 milimeter. Dengan material frame dari polikarbonat, ponsel ini hanya memiliki bobot seberat 182 gram.

Layar

Realme 9 Pro+ memiliki layar Super AMOLED 6,4 inci beresolusi FullHD 2400x1080 piksel dengan refresh rate 90Hz dan 360Hz touch sampling rate. Layar ini juga sudah dibekali dengan proteksi dari Corning Gorilla Glass 5.

Refresh rate 90Hz pada realme 9 Pro+ mungkin lebih kecil dibanding saudaranya realme 9 Pro yang memiliki refresh rate 120 Hz. Namun 9 Pro+ memiliki layar Super AMOLED yang lebih baik dari layar IPS pada 9 Pro. Selain itu, 9 Pro+ juga memiliki fitur auto select refresh rate yang menyesuaikan dengan aktivitas ponsel, sehingga dapat memberikan efisiensi dari segi penggunaan baterai.

Pada segi warna layar, realme 9 Pro+ memiliki empat opsi warna yang bisa disesuaikan dengan preferensi pengguna. Empat opsi tersebut adalah Vivid, Natural, dan Pro mode yang terdiri dari mode Cinematik dan mode Brilliant.

Dari segi kecerahan layar, 9 Pro+ diklaim mampu memberikan kecerahan maksimal 1000 nits di tempat terbuka dengan cahaya yang sangat terang.

Selama penggunaan, kami sendiri tidak menemui kesulitan dalam melihat layar realme 9 Pro+ meski di bawah terik Matahari sekalipun.

Pada bagian layar, realme 9 Pro+ juga memiliki in-display fingerprint sensor yang juga bisa berfungsi sebagai heart rate monitor atau pemantau detak jantung. Fitur ini tentu dapat membantu pengguna mengontrol aktivitas jantung dalam rangka menunjang gaya hidup sehat tanpa memerlukan perangkat tambahan.

Sayangnya, belum ada shortcut untuk mengakses fitur pengukuran detak jantung ini, sehingga pengguna perlu membukanya pada bagian Pengaturan ponsel.

Performa Mesin Realme 9 Pro+

realme 9 Pro+. )Foto: CNN Indonesia/ Loamy Noprizal)

Audio

Realme 9 Pro+ dibekali dengan audio stereo yang terdapat pada bagian bawah dan atas ponsel. Kemampuan audio pada ponsel ini juga didukung oleh Dolby Atmos yang memungkinkan pengguna mengganti profil audio dalam delapan pilihan.

Empat pilihan profil audio disesuaikan dengan lingkungan pengguna yang terdiri dari lingkungan indoor, luar ruangan, saat di transportasi publik, atau saat di pesawat terbang.

Selain itu, ada juga empat pilihan yang disesuaikan dengan aktivitas pengguna, seperti menonton film, mendengarkan musik, dan bermain game. Kemudian ada juga mode smart yang memungkinkan profil suara berubah secara otomatis.

Dari segi kualitas, suara yang dihasilkan realme 9 Pro+ baik dalam bermain game, menonton film, maupun mendengarkan musik sudah cukup baik di kelasnya.

Selain stereo audio, realme juga memberikan x-axis linear motor untuk memberikan pengalaman pengguna kelas flagship.

Performa

Salah satu hal utama yang perlu mendapat perhatian dari sebuah ponsel tentu saja performanya. Untuk mendukung performa tersebut, realme 9 Pro+ dibekali chipset MediaTek Dimensity 920 5G dengan fabrikasi 6nm. Kemudian pada bagian GPU, ponsel ini dibekali dengan Mali-G68 yang diklaim memiliki performa 9 persen lebih cepat dari pendahulunya.

Perangkat yang kami uji memiliki RAM 8GB LPDDR4x dengan kapasitas penyimpanan internal UFS 2.2 128GB.

Dalam pengujian performa, kami melakukannya dalam dua mode, yakni mode normal dan mode high performance untuk melihat seberapa signifikan mode high performance dapat membantu kinerja ponsel.

Antutu Benchmark v9.3.5

Normal: 412.854

High perfomance: 468.739

Geekbench 5

Normal: 2687

High performance: 2877

Dengan angka-angka tersebut, pengujian ketika bermain game Mobile Legends membuat saya dapat mencapai grafik tingkat ultra dan frame rate high. Dalam pengaturan ini, game berjalan normal dan tanpa gangguan.

Ketika digunakan bermain game yang lebih berat seperti Genshin Impact, ponsel dapat beroperasi dengan frame rate 30 hingga 40 fps. Dalam beberapa skenario pertarungan, frame rate sesekali dapat turun ke angka di bawah 30.

Selain itu, ketika memainkan game Genshin Impact terasa peningkatan suhu yang cukup signifikan. Namun peningkatan suhu ini masih rasanya masih dapat ditoleransi, mengingat game ini memang sangat berat.

Kehadiran sistem pendingin vapor chamber cooling system pada realme 9 Pro+ sepertinya cukup membantu menanggulangi permasalahan suhu ini.

Lebih lanjut, dalam multitasking, realme 9 Pro+ dapat melakukannya dengan cukup baik. Hal ini kemungkinan besar berkat kehadiran virtual RAM yang dapat ditingkatkan hingga 5GB.

Baca ke halaman selanjutnya --->>>

Keunggulan Baterai dan Hasil Foto Realme 9 Pro+ BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2 3 4