Twitter Menang di Kasus Pemblokiran Akun Donald Trump

CNN Indonesia
Senin, 09 Mei 2022 20:54 WIB
Gugatan eks Presiden AS Donald Trump soal pemblokiran akun Twitter-nya ditolak pengadilan federal di San Francisco. Ilustrasi. Pemblokiran akun Twitter mantan Presiden AS Donald Trump direstui pengadilan. (Foto: AFP/JUSTIN SULLIVAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hakim pengadilan federal di San Francisco menolak gugatan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas pemblokiran akun Twitter-nya.

Dikutip dari CNN, keputusan ini merupakan kemenangan untuk Twitter. Sebelumnya, Twitter meminta hakim James Donato dari Pengadilan Distrik Utara California untuk tidak mengindahkan tuntutan Trump.

Hakim Donato di Pengadilan federal itu beralasan Twitter bukanlah agen dari pemerintah Amerika Serikat. Oleh karena itu, tindakan Twitter memblokir akun Trump bukanlah pelanggaran terhadap Amandemen Pertama (First Amendment) soal hak kebebasan berpendapat.


"Komplain yang diajukan terhadap amandemen pertama terhadap [tindakan] Twitter tidaklah masuk akal," demikian bunyi putusan tersebut.

Tuduhan pemberangusan kebebasan berpendapat terhadap Twitter itu dilontarkan Trump saat akunnya diblokir.

Seperti diketahui, Twitter memblokir akun Trump secara permanen pada Januari 2021. Perusahaan menilai cuitan Trump soal Pemilihan Presiden Amerika Serikat bermuatan hasutan.

Ketika itu, Trump berkicau bahwa ia tak akan menghadiri pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS terpilih pada 20 Januari.

Twitter, yang kini dimiliki miliarder Elon Musk, sendiri menolak berkomentar soal penolakan gugatan Trump ini. Di sisi lain, Trump bisa saja mengajukan banding atas putusan tersebut.

(nto/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER