Perkuat Bisnis B2B UT Digital Services, Telkom Suntik TelkomSigma

Telkom | CNN Indonesia
Jumat, 13 Mei 2022 10:41 WIB
Telkom memperkuat bisnis B2B IT Digital Services dengan melakukan penyertaan modal ke TelkomSigma senilai Rp2,6 triliun. Penandatanganan Akta Pengambilalihan antara Telkom dan TelkomSigma oleh Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi (kanan), Direktur Utama TelkomMetra Pramasaleh Hario Utomo (kiri), dan Direktur Utama TelkomSigma Bhimo Aryanto (tengah). Sehingga TelkomSigma menjadi direct subsidiary Telkom, di mana sebelumnya merupakan anak perusahaan Telkom Metra. (Foto: Telkom)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Telkom Indonesia Tbk. (Telkom) memperkuat bisnis B2B IT Digital Services melalui pengambilalihan PT Sigma Cipta Caraka (TelkomSigma) dengan melakukan penyertaan modal sebesar Rp2,6 triliun.

Akuisisi tersebut ditandai dengan penandatanganan Akta Pengambilalihan antara Telkom dan TelkomSigma yang dihadiri secara fisik oleh Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi, Direktur Utama TelkomMetra Pramasaleh Hario Utomo Direktur Utama TelkomSigma Bhimo Aryanto, dan Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Sigma Tata Sadaya T. Hercules. Turut hadir secara daring Direktur Strategic Portofolio Telkom Budi Setyawan Wijaya.

Penyertaan modal ini dilakukan dalam rangka penguatan dan transformasi perusahaan. Hal itu sesuai dengan rencana strategis transformasi yang merupakan bagian dari strategi grup yang menjadikan TelkomSigma sebagai direct subsidiary Telkom, di mana sebelumnya merupakan anak perusahaan Telkom Metra.


Hal ini juga merupakan salah satu Strategic Initiative untuk mengakselerasi TelkomSigma menjadi B2B IT Digital Service Leader.

Mengacu riset yang dilakukan oleh Gartner (2021), pasar bisnis Cloud dan B2B IT Services di Indonesia diproyeksikan meningkat signifikan, masing-masing dengan CAGR 27 persenuntuk Cloud dan CAGR 7 persen untuk B2B IT Service pada 2024.

Pandemi Covid-19 juga berperan dalam peningkatan adopsi Cloud dan mempercepat transformasi digital.

Hal ini juga menjadi peluang bagi TelkomGroup melalui TelkomSigma dengan portofolio bisnis B2B IT Services yang dimilikinya.

Oleh karena itu, TelkomSigma terus bersiap demi mengantisipasi kenaikan permintaan Cloud di masa mendatang dengan memperluas layanan dan menggandeng kerja sama dengan pemain global.

TelkomSigma sendiri merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan dan solusi berbasis ICT terdepan di Indonesia dengan lebih dari 450 klien dari berbagai industri seperti perbankan, telekomunikasi, energi, transportasi, manufaktur, dan lainnya.

Secara daring, Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya menyampaikan bahwa penyertaan modal yang dilakukan Telkom kepada TelkomSigma merupakan bagian dari transformasi TelkomGroup menuju digital-ready organization.

Hal itu juga termasuk pindah ke entitas yang lebih ramping untuk memaksimalkan value dan bentuk komitmen Telkom untuk menjadikan TelkomSigma sebagai B2B IT Service Co yang kuat.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Heri Supriadi menyampaikan bahwa setelah aksi korporasi ini, TelkomSigma akan memfokuskan portofolio bisnisnya pada IT Services, Cloud, dan Digital Services.

Hal ini dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan yang signifikan hingga beberapa tahun mendatang, khususnya peningkatan permintaan Cloud dan IT Services di pasar Indonesia.

"Diharapkan ke depannya TelkomSigma dapat melayani dengan kapasitas layanan Cloud yang lebih besar dan performansi yang lebih excellence," katanya.

Dengan adanya penyertaan modal ini, TelkomSigma diharapkan dapat lebih agresif mendukung kebutuhan ICT berbagai pihak untuk memberikan value terbaik bagi stakeholders.

(aor)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER