Lubang Ozon Menganga Jadi Perdebatan Para Ahli, Ada Atau Tidak?

CNN Indonesia
Senin, 25 Jul 2022 21:00 WIB
Penelitian soal adanya lubang ozon menganga mendapat kritikan dari sesama ahli. Ilustrasi lubang ozon. Para ahli berdebat soal adanya lubang ozon menganga atau tidak. Foto: iStockphoto/Altayb
Jakarta, CNN Indonesia --

Penelitian terbaru dari profesor di Departemen Fisika dan Astronomi di Universitas Waterloo di Ontario Qing-Bin Lu soal lubang ozon raksasa menganga di atas wilayah tropis Bumi mendapat sejumlah kritikan dari ilmuwan lain dan menyebut penelitian ini memiliki banyak kecacatan.

Sebelumnya, penelitian Lu mengklaim telah menemukan lubang ozon yang menganga sejak 1980.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal AIP Advances ini bahkan menyebut lubang ozon ini lebih berbahaya dari lubang ozon antarktika. Pasalnya, lubang ozon tropis bisa menganga sepanjang tahun, sementara lubang ozon antarktika hanya menganga selama periode tertentu.

Merespons penelitian tersebut, seorang profesor kimia atmosfer di University of Leeds di Inggris Martyn Chipperfield melontarkan kritiknya, menyebut dirinya terkejut studi ini bisa diterbitkan.

"Klaim dalam penelitian ini tentang perubahan ozon yang begitu besar di daerah tropis belum terlihat dalam penelitian lain, yang membuat saya sangat curiga," kata Chipperfield, seperti dikutip Science Media Centre, sebuah kantor pers independen yang berbasis di Inggris yang bekerja dengan peneliti, jurnalis, dan pembuat kebijakan untuk menyebarkan informasi ilmiah yang akurat.

"Ilmu pengetahuan tidak boleh bergantung hanya pada satu studi, dan karya baru ini membutuhkan verifikasi yang cermat sebelum dapat diterima sebagai fakta," imbuhnya.

Di sisi lain, Lu mengatakan kritik yang datang padanya ini tak berdasar dan tidak dapat dianggap sebuah tinjauan ilmiah.

Wakil editor AIP Advances A.T. Charlie Johnson, Jr. mengatakan studi Lu soal lubang ozon telah melalui proses peer-review standar jurnal, di mana peninjau independen menentukan apakah penelitian cocok untuk publikasi. Dalam proses peninjauan, editor jurnal juga menentukan karya cukup layak diberitakan untuk disorot sebagai artikel unggulan di situs web mereka.

"Sepengetahuan kami, kami belum menerima komunikasi apa pun dari komunitas luar yang mempertanyakan validitasnya," kata Johnson, seperti dikutip dari Space.

"Kami mendorong pembaca dan peneliti untuk menghubungi penulis bila memungkinkan untuk membahas potensi kekurangan teknis, sehingga mereka dapat diperbaiki dalam literatur atau dalam komentar dan tanggapan," imbuhnya.

Sebagai alternatif, pembaca juga bisa langsung menghubungi pihak jurnal. Nantinya jurnal akan bekerja untuk memvalidasi klaim yang dibuat tentang karya tersebut, meminta penjelasan atau tanggapan dari penulis dan memperbaiki literatur jika diperlukan.

Perbedaan Definisi Lubang Ozon

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER