Targetkan 7.000 BTS di 2024, BAKTI Kominfo Ungkap 4 Tantangan

CNN Indonesia
Kamis, 06 Okt 2022 14:10 WIB
BAKTI Kominfo menargetkan pembangunan 7.000 BTS hingga 2024. Apa saja potensi hambatannya? Salah satu BTS BAKTI Kominfo di NTT, Rabu (5/10). (Foto: CNN Indonesia/Loamy Noprizal)
Lombok, CNN Indonesia --

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan pembangunan 7.000 Base Transceiver Station (BTS) pada 2024.

"[Target] kita ini nanti di 2024 itu 7.000-an. bukan 6.000 tapi 7.000-an," ujar Bambang Nugroho, Direktur Infrastruktur BAKTI Kominfo, kepada wartawan di Senggigi, Lombok pada Rabu (5/10).

Sebelumnya, pria yang akrab disapa Nugi ini menyebut target pembangunan BTS BAKTI pada 2024 adalah 6.000. Setelah melakukan diskusi internal, Nugi optimistis untuk menjadikan 7.000 BTS sebagai targetnya.

Apa saja tantangannya?

1. Pembangunan di Papua

Angka 6.000 BTS muncul dalam pernyataan Nugi dikarenakan dirinya tidak memasukkan jumlah BTS di Papua karena tantangan di wilayah ini dinilai cukup berat.

"Saya melihat dari lokasi papua yang mungkin saat ini cukup lumayan berat tantangannya, sehingga saya tidak menghitung junlah di wilayah papua tadi," terang Nugi.

"Tim project bisa, yakin, sanggup yang di Papua tetap lanjut, tahun depan kita bergerak terus. meskipun tantangannya juga challenging buat kami," imbuhnya.

2. Kelengkapan perangkat

Saat ini, BAKTI sendiri sudah memiliki 4.321 BTS yang on air atau mengudara dari total 4.500 BTS yang telah dibangun.

Beberapa BTS yang sudah dibangun tetapi belum mengudara membutuhkan beberapa waktu untuk proses pemasangan perangkat dan finalisasi lainnya.

"Masih proses untuk pasang perangkat, jadi terbangun itu artinya tower sudah berdiri tapi kita nunggu perangkat lainnya seperti perangkat VSAT, power system, kemudian radionya. Itu menjadikan perlu waktu," jelas Nugi.

3. Geografis

Selain itu, Nugi menyebut masalah geografis juga menjadi tantangan bagi pembangunan BTS.

"Daerah sini masih terbilang mudah. Ada di desa yang lain itu susah harus kirim barang pakai truk pakai kapal. Kalau di Papua NTT juga cukup berat tantangannya, jalannya juga susah naik naik pegunungan," katanya.

4. Faktor anggaran

Masalah lainnya yang bisa mempengaruhi pemenuhan target 7.000 BTS BAKTI adalah anggaran yang diberikan pemerintah lewat Kementerian Keuangan.

"Kita punya lokasi yang sudah on air itu ada 4321 lokasi secara skala nasional. Dan kita akan kejar di tahun 2024 itu 6000 site (revisi menjadi 7000). Tentunya ini tergantung juga pada ketersediaan anggarannya, karena kita anggarannya selalu setiap tahun," tutur Nugi.

(lom/arh)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER