Alasan Telkomsel Mundurkan Target Matikan 3G ke 2023

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Des 2022 08:36 WIB
Telkomsel mengungkap alasan memundurkan target suntik mati sinyal 3G di RI ke 2023. Ilustrasi. Telkomsel memundurkan target pemadaman layanan 3G ke 2023. (Foto: Arsip Telkomsel)
Jakarta, CNN Indonesia --

Telkomsel menyebut banyaknya device atau perangkat yang belum mampu menjangkau sinyal 4G sebagai alasan memundurkan suntik mati jaringan 3G ke 2023.

"Harusnya di tahun ini jadi mundur tahun depan. Tapi memang selain untuk consumer, selain device dari pelanggan, banyak juga dari banking, mesin EDC," kata Saki H. Bramono, Vice President Corporate Communications Telkomsel kepada CNNIndonesia.com, Jumat (1/12).

Menurutnya, tidak mudah bagi perusahaan yang masih menggunakan EDC dengan jaringan 3G untuk berganti ke perangkat 4G.

"Enggak segampang itu mereka ganti semua kan, rata-rata mereka masih 3G. Ini yang sedang kita terus follow up dengan partner kita di B2B," terang Saki.

"Karena itu kebijakan masing-masing perusahaan kan. Kalo banking ga bisa segampang itu pengadaan, mereka butuh CapEx, butuh anggaran," imbuhnya.

Meski demikian, Saki menyebut pihaknya akan terus mendorong agar perangkat-perangkat ini bisa segera diganti.

Beberapa waktu lalu, Direktur Network Telkomsel Nugroho menjelaskan bahwa pergantian EDC bermasalah terkait dengan fenomena kelangkaan chip di dunia. Pelanggan yang hendak mengganti EDC 3G ke 4G terhambat pasokan mesin dengan spesifikasi 4G.

"Karena kelangkaan chip, pelanggan-pelanggan B2B yang menggunakan EDC itu tidak memiliki cukup suplai devices yang mensuplai 4G. Itu juga bahaya. Dan kelangkaan chip itu tidak hanya dialami oleh Telkomsel, tapi oleh pelanggan B2B juga begitu, dan di seluruh dunia," urainya saat ditanya soal perubahan target mematikan jaringan 3G, di Badung, Bali, Rabu (19/10).

Terkait wilayah mana yang masih memiliki jaringan 3G, Saki menyebut saat ini sekitar 70 persen wilayah cakupannya sudah full 4G.

"Kita migrasi yang sudah 4G sudah banyak, sudah ada yang smooth. Jadi itu yang kita terus implement, dari success story yang satu ke yang satunya lagi," terangnya.

"[Kota yang sudah full 4G] mungkin di atas 70 persen," lanjutnya.

Sebelumnya, Telkomsel menargetkan untuk menyuntik mati 3G di 504 kota/kabupaten pada 2022. Proses ini dilakukan secara bertahap dalam beberapa batch, dimulai sejak Maret dan direncanakan akan rampung pada akhir 2022.

"Kami telah berencana mematikan 3G sejak dua tahun lalu, sehingga saya dapat mengatakan kalau kami sudah siap lebih awal untuk mematikan 3G," kata Wong Soon Nam, Direktur Planning and Transformation Telkomsel, di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Rabu (6/4).

(lom/arh)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER