Apakah Hari Ini Hujan? Simak Prediksi BMKG

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 08:54 WIB
BMKG peringatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah daerah Indonesia. Waspadai bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan ringan hingga sangat lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah daerah Indonesia pada Rabu (14/1).

BMKG menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari perairan selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB), perairan barat Aceh, sebagian besar wilayah Aceh hingga Sumatera Utara, dan pesisir timur Papua.

Melansir Antara pada Rabu (14/1), kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, BMKG memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni wilayah Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Tanjung Selor, Kupang, Ternate, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Pekanbaru, Bengkulu, Tanjung Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Palangkaraya, Samarinda, Mataram, Mamuju, Gorontalo, Kendari, Palu, Sorong, dan Manokwari.

Sementara itu, beberapa kota besar lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, diantaranya wilayah Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Palembang, Pontianak, Banjarmasin, Denpasar, Makassar, Manado, Ambon, dan Nabire.

Sebelumnya pada Selasa (13/1) BMKG mendeteksi kemunculan pusat tekanan rendah di Samudra Hindia sebelah selatan NTB yang berpotensi menimbulkan fenomena cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta mewaspadai gelombang laut yang mencapai dua meter atau lebih," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG NTB Satria Topan Primadi di Mataram, Selasa.

Analisis kondisi fisis dan dinamika atmosfer yang dilakukan BMKG mengungkap bahwa keberadaan pusat tekanan rendah mampu memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

Angin permukaan di wilayah NTB bertiup dengan arah variasi dominan barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 kilometer per jam.

Prediksi cuaca Jabodetabek

BMKG juga memprakirakan hujan sedang hingga lebat dengan status waspada berpotensi mengguyur Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Selatan, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.

Menurut BMKG tidak ada daerah di Jabodetabek yang berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat serta hujan ekstrem.

Namun, potensi angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Jabodetabek, termasuk seluruh wilayah DKI Jakarta, Tangerang Raya, dan Kepulauan Seribu.

Memasuki Kamis, 15 Januari 2026, BMKG menetapkan status waspada untuk hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan.

Sementara itu, status Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat diberlakukan untuk Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Adapun status Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem dilaporkan nihil pada periode ini.

Potensi angin kencang terjadi di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta Kepulauan Seribu.

BMKG mengingatkan bahwa wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang, akibat cuaca ekstrem.

(wpj/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK