BRIN Target Percepatan Riset Pengembangan Pesawat Amfibi RI

CNN Indonesia
Jumat, 16 Jan 2026 15:40 WIB
Kepala BRIN Arif Satria menargetkan percepatan riset pengembangan pesawat amfibi alias seaplane. (CNN Indonesia/Loamy Noprizal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala BRIN Arif Satria menargetkan percepatan riset pengembangan pesawat amfibi alias seaplane.

Ia menyampaikan saat ini BRIN dalam pengembangannya berkolaborasi dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

"Karena N219 yang sudah disiapkan antara BRIN dan PT DI, ini juga harus segera dipercepat. Moga-moga awal 2027 atau akhir 2026 sudah bisa selesai risetnya, kemudian kita bisa menghasilkan pesawat Amfibi," kata Arif di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/1).

Arif menyampaikan pesawat amfibi itu akan sangat berguna bagi Indonesia.

Ia mengatakan pesawat itu akan meningkatkan keterhubungan antar pulau di Indonesia yang notabenenya merupakan negara kepulauan.

Pada 2024 lalu, Badan Informasi Geospasial (BIG) mencatat Indonesia memiliki 17.380 pulau.

Dalam kesempatan lain, Arif menyampaikan BRIN telah memiliki sejumlah inovasi bersama PTDI, seperti pesawat N219 yang siap diproduksi lebih banyak sesuai dengan pesanan pemerintah.

Ia juga menyebut BRIN akan memperluas kerja sama riset pertahanan dengan PT Pindad, termasuk penguatan pengembangan kendaraan taktis Maung melalui peningkatan riset dan teknologi otomotif.

"Kita juga nanti akan berkolaborasi juga dengan Pindad yang memproduksi alutsista serta industri otomotif kita. Saya kira Maung yang sudah diproduksi oleh Pindad ini terus akan diperkuat R&D-nya," kata Arif.

Selain itu, Arif mengatakan juga terus bersinergi dengan Kemendikti Saintek memastikan ekosistem riset nasional berjalan terpadu, terukur, dan mampu mempercepat lahirnya inovasi industri strategis.

(mnf/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK