HP Buatan Trump Ubah Spek dan Desain, Kapan Bakal Meluncur?

CNN Indonesia
Rabu, 11 Feb 2026 17:00 WIB
Trump Mobile mengungkap perubahan signifikan pada T1 Phone, termasuk spesifikasi dan desain baru. Peluncuran masih belum pasti, harga diperkirakan naik.
Ilustrasi. Trump Mobile mengungkap perubahan signifikan pada T1 Phone, termasuk spesifikasi dan desain baru. Peluncuran masih belum pasti, harga diperkirakan naik. (Foto: Tangkapan layar TrumpMobile.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejak Trump Mobile mengumumkan T1 Phone, publik terus mempertanyakan kepastian peluncuran ponsel tersebut. Hingga kini, perangkat itu masih diselimuti misteri dan berulang kali mengalami penundaan.

Namun, laporan terbaru dari The Verge mengungkap sejumlah perubahan signifikan pada spesifikasi dan desain ponsel buatan Trump tersebut, sekaligus memberi petunjuk soal kemungkinan waktu rilisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam wawancara dengan The Verge, dua eksekutif Trump Mobile, Don Hendrickson dan Eric Thomas, menegaskan bahwa proyek T1 Phone belum dibatalkan.

Penundaan terjadi karena perusahaan menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait perubahan 'desain dan hardware' yang dilakukan secara mendadak.

Dalam sebuah panggilan video, pihak Trump Mobile memperlihatkan sebuah unit ponsel yang diklaim sebagai model mendekati versi produksi. Ponsel tersebut menampilkan desain yang berbeda dari gambar yang masih terpampang di situs resminya.

Chassis terbaru menghadirkan modul kamera belakang yang lebih menonjol dengan susunan vertikal. Layar terlihat sedikit lebih besar dan menggunakan desain waterfall dengan tepi melengkung.

Menariknya, logo T1 dipastikan akan dihapus sebelum peluncuran, meski warna emas khas dan gambar bendera Amerika tetap dipertahankan.

Perubahan ini menandai perbedaan mencolok dibandingkan spesifikasi awal yang masih tercantum di situs resmi, yang sebelumnya menampilkan layar AMOLED 6,25 inci dengan lubang kamera dan desain kamera belakang yang lebih sederhana.

Spesifikasi ikut berubah

Dari sisi dapur pacu, Trump Mobile mengonfirmasi bahwa T1 Phone akan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon seri 7 kelas menengah. Perangkat ini disebut akan dibekali penyimpanan internal 512 GB dan mendukung kartu microSD hingga 1 TB. Baterai berkapasitas 5.000 mAh tetap dipertahankan.

Konfigurasi kamera juga mengalami peningkatan. Kamera belakang mencakup sensor utama 50 MP, lensa zoom khusus, serta kamera ultrawide. Kamera depan kini dilaporkan memiliki resolusi 50 MP, naik signifikan dibandingkan spesifikasi awal yang mencantumkan kamera selfie 16 MP dan dua lensa belakang 2 MP.

Saat pertama kali diumumkan, T1 Phone diklaim sebagai ponsel 'Made in the US" dan direncanakan meluncur pada Agustus 2025. Namun, ketika produksi massal di Amerika Serikat dinilai tidak memungkinkan, klaim tersebut dihapus.

Situs web resmi kini hanya menyebut ponsel tersebut sebagai 'Proudly American', tanpa penjelasan rinci. Para eksekutif Trump Mobile mengatakan ponsel ini diproduksi di 'negara favorit'dan menjalani 'perakitan akhir' di Florida. Mereka juga menyebut bahwa sebagian besar komponen hardware kemungkinan besar diimpor dari China.

Harga naik

Soal harga, Trump Mobile mengakui ada kenaikan dibandingkan janji awal. Harga resmi diperkirakan berada di kisaran US$500 (sekitar Rp8.430.000) hingga di bawah US$1.000 (sekitar Rp16.840.000), lebih mahal dari harga awal US$499 (sekitar Rp8.403.000).

Meski demikian, konsumen yang sudah membayar deposit US$100 (sekitar Rp1.684.000) tetap dijamin hanya membayar total US$499.

Hingga 6 Februari 2026, situs resmi Trump Mobile masih mencantumkan keterangan bahwa ponsel akan dirilis 'pada akhir tahun ini', sama seperti pernyataan tahun lalu. Namun, laporan The Verge menyebut perusahaan sedang mempertimbangkan peluncuran pada Maret, meski belum ada pengumuman resmi.

Trump Mobile diluncurkan pada Juni 2025 dengan menawarkan paket seluler seharga US$47,45 (sekitar 799.095) per bulan. Saat ini, perusahaan tersebut menjual ponsel bekas Apple dan Samsung dengan harga antara US$369 (sekitar Rp6.214.000) hingga US$629 (sekitar Rp10.592.000).

Dengan spesifikasi kelas menengah dan harga yang mendekati ponsel flagship, sejumlah pihak menilai banderol di atas US$1.000 akan sulit dibenarkan, terutama menghadapi persaingan pasar smartphone yang semakin ketat pada 2026.

Trump Mobile belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar terkait perubahan spesifikasi, desain, maupun kepastian tanggal peluncuran T1 Phone.

(wpj/dmi)


[Gambas:Video CNN]