Prediksi Cuaca Jakarta Rabu 4 Maret: Siaga Hujan Lebat

CNN Indonesia
Rabu, 04 Mar 2026 05:15 WIB
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di Jakarta pada 4 Maret 2026. Waspadai risiko bencana hidrometeorologi dan angin kencang.
Ilustrasi. BMKG peringatkan potensi hujan lebat di Jakarta pada 4 Maret 2026. Waspadai risiko bencana hidrometeorologi dan angin kencang. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Rabu, 4 Maret 2026.

Peringatan ini merupakan bagian dari update peringatan dini cuaca untuk kawasan Jabodetabek yang berlaku 3-7 Maret mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam postingan resminya, BMKG menetapkan status Siaga atau hujan lebat hingga sangat lebat untuk Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan,Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang,

Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, serta longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan layanan publik.

Sementara itu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat,Kep Seribu, Kota Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok berada pada level Waspada, dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

Meski intensitasnya lebih rendah dibanding wilayah berstatus siaga, hujan tetap berisiko menyebabkan genangan, luapan air sungai, dan gangguan lalu lintas, terutama di kawasan rawan banjir.

Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang berlaku di seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

Angin kencang berpotensi terjadi bersamaan dengan hujan dan dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, gelombang tinggi di perairan, serta gangguan aktivitas luar ruang.

BMKG mengimbau masyarakat Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi, serta segera melaporkan kejadian bencana yang terjadi di lingkungan sekitar.

"Kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci dalam mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem," tulis BMKG, Rabu (3/3).

(wpj/dmi)


[Gambas:Video CNN]