Anthropic Kena Blacklist Pentagon, Claude AI 'Meledak' di iPhone
Claude AI ditinggalkan sejumlah perusahaan teknologi keamanan usai Anthropic, pembuat platform tersebut, kena blacklist Pentagon. Di sisi lain, platform AI ini tiba-tiba menjadi aplikasi yang paling populer di App Store iPhone.
Setelah keputusan pemerintahan Trump pada Jumat (27/2) untuk memasukkan Anthropic ke dalam daftar hitam dan menetapkan teknologinya sebagai risiko rantai pasokan, sejumlah perusahaan teknologi pertahanan meminta karyawan mereka untuk menghentikan penggunaan Claude dan beralih ke model kecerdasan buatan (AI) dan asisten lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian besar perusahaan kami terlibat dalam kontrak pertahanan besar dan oleh karena itu sangat ketat dalam menafsirkan persyaratan," kata Alexander Harstrick, managing partner di J2 Ventures, yang mendukung startup di bidang ini.
Melansir CNBC, Harstrick mengungkap bahwa 10 perusahaan di bawah naungannya yang bekerja sama dengan Departemen Pertahanan, "telah menghentikan penggunaan Claude untuk kasus penggunaan pertahanan dan sedang dalam proses aktif untuk mengganti layanan tersebut dengan yang lain."
Sementara itu, kontraktor pertahanan seperti Lockheed Martin diperkirakan akan menghapus teknologi Anthropic dari rantai pasokannya.
Hal ini merupakan perubahan mendadak bagi Anthropic yang memperoleh sekitar 80 persen pendapatannya dari pelanggan enterprise.
Perusahaan ini masuk ke ekosistem Departemen Pertahanan (DoD) pada akhir 2024 melalui kemitraan dengan penyedia perangkat lunak dan layanan Palantir.
Berbulan-bulan setelah kesepakatan tersebut, Claude menjadi model besar pertama yang diimplementasikan di jaringan rahasia pemerintah melalui kontrak senilai US$200 juta dengan DoD. Popularitas model ini terus melonjak di dunia bisnis, terutama di bidang asisten pemrograman.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan di X bahwa setiap kontraktor atau pemasok yang berbisnis dengan militer AS dilarang melakukan aktivitas komersial dengan Anthropic.
Pengumuman tersebut datang setelah eksekutif Anthropic menolak mematuhi tuntutan pemerintah terkait penggunaan model mereka.
Anthropic menginginkan jaminan bahwa AI mereka tidak akan digunakan untuk senjata otonom sepenuhnya atau pengawasan massal terhadap warga Amerika.
Model Anthropic masih digunakan untuk mendukung operasi militer AS di Iran, bahkan setelah pengumuman dari pemerintahan Trump.
Anthropic masih dapat mengajukan banding melalui sistem hukum, tetapi belum mengambil tindakan karena belum ada keputusan resmi yang dikeluarkan.
Anthropic mengatakan dalam posting blog pada Jumat (27/2) bahwa Hegseth tidak memiliki wewenang untuk membatasi perusahaan yang bekerja sama dengan Anthropic untuk berbisnis dengan pemerintah.
Meski kehilangan pelanggan enterprise, popularitas Claude AI tampak meningkat pada pengguna iPhone.
Pada awal Februari, Claude berada di peringkat ke-42 dalam daftar aplikasi gratis terpopuler di Apple App Store. Aplikasi ini melonjak ke peringkat pertama pada Sabtu (28/2), sehari setelah Pentagon mengklasifikasikan Anthropic sebagai "risiko rantai pasokan" dan Presiden Donald Trump memerintahkan pemerintah federal untuk menghentikan penggunaan produk perusahaan tersebut.
ChatGPT saat ini menjadi aplikasi gratis teratas di Google Play Store untuk perangkat Android, meskipun Claude tidak jauh di belakang di peringkat keempat.
Beberapa orang juga menunjukkan dukungan untuk Claude di dunia nyata dengan pesan-pesan penyemangat seperti "Terima kasih" memenuhi trotoar di luar kantor Anthropic di San Francisco dalam beberapa hari terakhir.
Orang lain mengirim pesan yang sangat berbeda kepada OpenAI, yang mengumumkan kesepakatan dengan Pentagon pada Jumat (27/2) malam.
Kalimat seperti "lakukan hal yang benar" dan "tolong perjuangkan kebebasan sipil" ditulis di trotoar di luar kantornya.
Dilansir CNN, pencarian Google untuk "Anthropic" juga mencapai angka tertinggi sejak perusahaan tersebut didirikan.
(lom/dmi)[Gambas:Video CNN]

